Ingin Punya Production House

×

Ingin Punya Production House

Share this article

Passion adalah satu hal penting yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang. Sayangnya, saat ini rasanya belum semua orang tahu apa itu passion dan passion apa yang mereka miliki. Namun berbeda halnya dengan Indriasari Pasue, menurut perempuan 20 tahun ini, passion merupakan pandangan hidup yang membuat seseorang tahu akan kemana dan mau jadi apa. Indri sendiri mengaku memiliki passion di dunia seni, yakni photography yang telah dikenalnya sejak duduk di bangku kelas 5 SD.

Bahkan, anak sulung dari tiga bersaudara dari pasangan Rahman Pasue dan Aisyah tersebut mengatakan bahwa hobinya terhadap photography kini menjadi hobi yang dibayar.

“Senang rasanya ketika kita memiliki hobi yang dibayar, karena ketika bekerja rasanya bisa enjoy dan seolah malah tidak sedang bekerja. Tapi, aku memotret tidak semuanya seolah karena uang. Sebab, foto itu butuh mood. Ketika aku merasa senang saat mendapat foto yang bagus, rasanya seperti aku sudah mendapat bayaran,” tutur perempuan yang memiliki tinggi badan 170 cm tersebut.

Selama menggeluti photogrpahy, Indri bercerita bahwa dirinya sering mendapat job atau tawaran kerja sama seperti foto pre-wedding dan foto wedding. Dalam menerima job, Indri sering melakukannya sendiri atau bersama dengan tim.

Lewat photogrpahy pula, perempuan kelahiran 15 February 1997 tersebut mengaku sering mendapat relasi baru dan juga belajar ilmu-ilmu baru. Sementara untuk kesulitan yang ditemuinya selama menggeluti photography ialah saat memotret orang yang tidak biasa dipotret, menurutnya hal tersebut memiliki tantangan tersendiri.

Kedepannya, mahasiswi semester empat, Ilmu Komunikasi, Universitas Negeri Gorontalo ini bisa memiliki production house sendiri atau rumah tempat memproduksi konten photography. “Aku berharap nantinya aku bisa membuat rumah tempat memproduksi konten-konten photography bersama orang-orang yang juga memili passion yang sama di bidang photogrphy, agar bisa menjadi batu loncatan dan bisa hidup dengan passion yang sama-sama kita miliki. Karena foto itu bukan hanya soal kamera apa yang kita punya, lensa apa yang kita punya, tetapi yang terpenting adalah kita punya ide dan kreativitas,” tutupnya.(ZT-08)