Hargo.co.id GORONTALO – Pembangunan manusia di Gorontalo pada tahun 2015 terus mengalami kemajuan yang ditandai dengan terus meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Gorontalo. Pada tahun 2015, IPM Gorontalo mencapai 65,86, meningkat 0,69 poin jika dibandingkan dengan tahun 2014 sebesar 65,17.
Namun yang membanggakan, IPM Gorontalo 2015 tumbuh 1,05 jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pertumbuhan IPM tersebut berada diatas pertumbuhan IPM Nasional yang hanya 0,93 persen.
“IPM kita (Gorontalo,red) tumbuh lebih cepat dan ini sangat baik. Ini menunjukkan arah kualitas pembangunan manusia di Gorontalo sudah sesuai dengan harapan,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, Eko Marsoro usai press confrence di kantornya, Rabu (15/6).
Dari data BPS, selama periode 2014 hingga 2015, komponen pembentuk IPM juga mengalami peningkatan. Bayi yang baru lahir memiliki peluang untuk hidup hingga 67,12 tahun, meningkat 0,12 tahun dari tahun sebelumnya, “Ini tentunya dibarengi dengan program kesehatan, fasilitas kesehatan yang memadai dan masih banyak lagi. Ini perlu untuk ditingkatkan,” jelas Eko Marsoro.
Kemudian untuk anak-anak usia 7 tahun memiliki peluang bersekolah selama 12,70 tahun, meningkat 0,21 tahun dari tahun sebelumnya, “Prodira (program pendidikan gratis) adalah salah satu pendukungnya. Sekarang kan di Gorontalo, anak-anak gratis sekolah 12 tahun.
Jadi, ada warga yang kurang mampu bisa sekolah lebih tinggi. Kecepatan indikator lama sekolah di Gorontalo ini tumbuh lebih cepat dari Sulawesi Utara,” kata Eko. Sementara penduduk usia 25 tahun keatas rata-rata telah menempuh pendidikan selama 7,05 tahun, meningkat 0,8 tahun dari tahun sebelumnya.
“Istilahnya ini karena warisan dari Sulut.Gorontalo adalah provinsi yang baru. Jadi, lambat laun indikator ini akan semakin meningkat,” sambungnya.
Sedangkan untuk pengeluaran per kapita disesuaikan (harga konstan 2012) masyarakat telah mencapai Rp 9,04 Juta, naik Rp 273 Ribu dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sudah sejalan dengan petumbuhan ekonomi Gorontalo setiap tahun, “Jadi kedepan, harus ada upaya untuk meningkatkan kinerja pembangunan ekonomi agar pengeluaran per kapita bisa lebih meningkat,” pungkasnya.(axl/hargo)
