Kamis, 29 September 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jalan Trans Sulawesi Boalemo Rawan Longsor

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Selasa, 25 Juli 2017 | 22:10 Tag: ,
  

Hargo.co.id Gorontalo – Bagi pengendara kenderaan roda dua maupun roda empat mesti lebih berhati-hati ketika melintasi jalur jalur jalan Trans Sulawesi di wilayah Kabupaten Boalemo. Pasalnya, saat curah hujan tinggi tak sedikit titik ruas mengalami longsor. Kondisi ini terjadi pada jalur melintasi pegunungan sebagai akibat kikisan air hujan.

Potret ini dapat dilihat dari kondisi jalur trans melintasi Desa Lamu, Kecamatan Botumoito hingga ruas jalan melintasi Desa Pontolo Kecamatan Mananggu.

Bagian bahu jalan mulai tertutup pecahan batu gunung dan pepohonan kayu akibat longsor. Hal ini pun disebabkan kawasan pegunungan jalur trans mulai gundul setelah dibuka untuk lahan pertanian.

“Kondisi ini perlu dipikirkan pemerintah Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Boalemo. Paling tidak membuat tanggul sebagai penahan longsor yang merusak bagian bahu jalan.

Khawatirnya ini malah mengancam para pengendara jalan jalur Gorontalo-Palu,” ucap Mohamad Risman warga Boalemo.

Dia pun menggambarkan kejadian tahun 2016 lalu, di mana terdapat kenderaan ambulance jatuh ke areal bawah di kawasan jalur trans melintasi kawasan perbatasan Botumoito dan Mananggu. Dari pengakuan banyak kalangan yang mana pengemudi mobil ambulance terjatuh karena menghindari longsor dari bagian atas gunung.

Kendati begitu, harapan warga tersebut setidaknya diantisipasi Pemkab Boalemo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Yakni memasang papan informasi yang berisi pesan bagi pengendara agar berhati-hati di kawasan rawan longsor. Serta meminta agar pengendara mengurangi kecepatan tinggi disaat curah hujan.(nrt/hg)

(Visited 6 times, 1 visits today)

Komentar