Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jawaban Baalo Binte Dibalas Traktor Rp 40 Juta

Oleh Aslan , dalam Gorontalo Headline , pada Kamis, 15 Februari 2018 | 13:20 PM Tag: ,
  

Aminah Abidi, Petani Penggarap yang Dapat Berkah dari Mentan

Aminah Abidi tak pernah menyangka, kehadirannya di Panen Jagung Dunggala Kecamatan Tibawa, Rabu (14/2) berbuah manis. Dari ratusan petani yang hadir, Aminah satu-satunya petani yang mendapat hadiah khusus dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, sebuah traktor seharga Rp40juta.

RATNAWATI – Tibawa

Hargo.co.id  – “Baalo Binthe”… Demikian teriakan seorang petani, dari tenda selatan tiba-tiba menghentikan Menteri Pertanian Indonesia Andi Amran Sulaiman dari sambutannya. Suasana langsung senyap, tak berapa lama kemudian sang menteri langsung mengundang sang empunya suara untuk naik ke panggung. Dengan cekatan Aminah Abidi (63) petani penggarap Desa Dunggala Kecamatan Tibawa melenggang ke atas panggung.

Aminah teriak Baalo Binthe, untuk berusaha menjawab pertanyaan Menteri Amran tentang nama nasi jagung dicampur beras dalam bahasa Gorontalo. Suara Aminah langsung ditangkap Menteri Amran. Lalu mengajaknya ke atas panggung.

“Saya minta pak Gubernur, sore ini juga berikan ibu ini traktor. Nanti saya akan ganti traktor itu dua, atau bisa 10 buah tahun ini,” tegas Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman usai mendengar kisah Aminah yang menjadi petani pengggarap.

Menteri pertanian tersebut salut dengan semangat Aminah, yang meski di usia senja masih memiliki spirit ikut membangun pertanian di Gorontalo.
“Kalau ada ribuan ibu-ibu seperti ini, ekspor pertanian kita akan luar biasa,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri pertanian banyak bertanya tentang kegiatan sehari-hari ibu 10 anak itu. Ternyata oma Mina begitu Aminah Abidi disapa masih eksis di bidang pertanian. Sudah 46 tahun dirinya menjadi petani.

Ada 3 pantango atau 3 petak sawah yang digarap Aminah saat ini, sayangnya tanah sawah yang digarap bukanlah milik pribadi, sehingga setiap panen dirinya hanya mendapat pembagian untung saja. Semakin banyak gabah yang dihasilkan, maka semakin banyak pula untung yang didapatkan Aminah.

“Kemarin (panen sebelumnya) bo Sadiki, saya cuma dapat 10 karong gabah. Itupun saya masih ba utang sewa traktor ,” ujarnya dengan logat Gorontalo.

Karena itulah, mendapat hadiah traktor dari Menteri Pertanian bagi Aminah menjadi kebahagiaan yang luar biasa baginya. Dirinya bercita-cita pensiun dan menikmati hari tua dengan traktor yang didapatkannya.

“Alhamdulillah luar biasa saya pe bahagian, tidak pernah mimpi mo dapat traktor, deng yang ba kase pak Menteri,” ucapnya sembari menahan haru.
“Traktor ini saya mo suruh pakai pa anak-anak, biar jo dorang yang kase bajalan ini sawah, deng kalau ada yang mau pinjam saya mo kase sewa, boleh mo kase sewa bagitu?,” tambahnya lagi.

Bagi Aminah Abidi sendiri, menjadi petani meski tak memiliki lahan sendiri membawah berkah sendiri bagi keluarganya. Sebab dengan menggarap sawah, dirinya berhasil menghidupi 10 orang anaknya, serta membantu menghidupi puluhan cucu, serta cicitnya. Karena itulah, hadiah traktor dari pemerintah menjadi hadiah paling berharga dihidupnya. (gorontalopost/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar