Ekonomi

Jelang Idul Adha, Peternak Sapi Di Gorontalo Banjir Pesanan

×

Jelang Idul Adha, Peternak Sapi Di Gorontalo Banjir Pesanan

Share this article
Sapi Gorontalo
Sejumlah sapi kurban di salah satu peternak sapi di Desa Bulota, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Indrawati Endris untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Permintaan Hewan kurban mulai mengalami peningkatan menjelang Idul Adha 2023. Sejumlah pedagang hewan ternak terutama sapi di Gorontalo mulai kebanjiran pesanan hewan kurban.

Wisno Rahman, salah satu pedagang sapi kurban di Desa Bulota, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo mengatakan, permintaan hewan Qurban sudah mengalami peningkatan beberapa pekan terakhir.

Berita Terkait:  Bitcoin Flat di US$74K, Sebagian Investor Justru Mulai Positioning

Wisno mengaku bahwa pelanggan yang beli sapi kurban tidak hanya datang dari Kota Gorontalo,

tetapi di beberapa wilayah Kabupaten Gorontalo juga membeli sapi kurban di kandangnya.

“Untuk sekarang, persediaan sapinya sekitar 60 ekor dan yang terjual itu baru 20 ekor. Tapi kalau sudah beberapa pekan sebelum lebaran haji,

stok sapi itu bisa bertambah dan stoknya ini saya dapatkan dari pasar hewan Pulubala juga Bongomeme,” kata Wisno kepada Hargo.co.id, Kamis (8/6/2023).

Berita Terkait:  Dari Limbah Jadi Nilai: BINUS @Malang Transformasikan Plastik menjadi Peluang Ekonomi Berkelanjutan

Dirinya menambahkan, sapi yang ada di kandangnya dijamin sehat sebab pihak Dinas Kesehatan Hewan selalu datang untuk melakukan pengecekan terhadap kesehatan sapi sapi tersebut.

“Untuk perawatan sapi, alhamdulillah dari kami dan juga Dinas Peternakan khusus pemotongan sapi Sabrina Jaya setiap minggunya ada pemeriksaan dari Dinas Kesehatan. Bahkan sudah diberikan label halal dan sapinya sudah divaksin,” kata Wisno.

Berita Terkait:  Tebar Dividen Jumbo, RUPST Telkom Pertahankan Jajaran Direksi

Dirinya mengatakan di tempatnya tersedia beberapa hewan ternak kurban yang dijualnya

dengan harga bervariasi, mulai dari Rp10 juta hingga Rp 20 juta, tergantung jenis dan ukuran.

“Harganya tergantung kondisi dan jenis sapi serta berat dan juga jenis kelaminnya. Biasanya yang mau beli langsung datang ke sini untuk melihat langsung sapi yang akan dibeli,” dirinya menandaskan.(*)

Penulis: Indrawati Endris/ Mahasiswa Magang UNG.