GORONTALO, Hargo.co.id – Jelang pelaksanaan piala dunia tahun 2018 menjadi berkah bagi para penjual bendera. Dengan membuat berbagai bendera negara-negara peserta piala dunia. Setelah itu dipajang (dijual) dan praktis menjadi benda bernilai ekonomis tinggi.
Seperti yang di lakukan Mey Ibrahim, menyambut pesta piala dunia tahun 2018, dia bersama suami membuat bendera negara peserta piala dunia dengan berbagai ukuran. Mulai dari yang kecil (5 centi meter) hingga yang besar (empat meter). Harganya juga bervariasi dari Rp. 5.000 hingga Rp. 300.000.
Mey mengaku menjual bendera sudah dia lakukan sejak tahun 2004. Sejak saat itu setiap menjelang piala dunia dia dan suami sudah menyiapkan bahan-bahan, seperti kain, benang, tinta sablon dan lain-lain.
“Waktu itu (2004) cuma torang yang jual bendera. Di Gorontalo belum ada. Saya dan suamikan datang dari Manado,” kata Mey saat diwawancarai wartawan Rabu (13/6).
Menurut Mey, soal harga masih bisa di negosiasikan.
Nah, selain itu, ada yang menarik dari aktivitas menjual bendera yang dilakukan Mey. Yakni para penggemar bola, hari itu (Rabu,red) mereka mulai berdatangan untuk membeli bendera timnas kegemaran.
Sebut saja Puli, penggemar Timnas Italia. Puli memborong bendera dengan ukuran yang besar (2 meter). Menurut Puli, memiliki bendera negara yang di idolakan adalah bukti dukungannya. Semakin besar ukuran benderanya, semakin besar pula kencintaan kita terhadap timnas bersangkutan.
Demikian pula Aris, sebagai penggemar timnas Spanyol, Aris membeli bendera Spanyol namun dengan ukuran yang sedang. Menurut Aris, menggemari negara (timnas) tidak perlu dengan cara yang berlebihan. “Cukup dengan yang kecil saja sudah bisa,” ujar Aris. (tr60-gp/hg)
