Hargo.co.id, GORONTALO – Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) adalah survei yang dilakukan setiap tahun khusus untuk mengukur sosial dan ekonomi masyarakat . Data yang dikumpulkan antara lain menyangkut data kemiskinan, pendidikan, kesehatan, sosial ekonomi, ketenagakerjaan, keluarga berencana, perumahan, perjalanan, kriminalitas, dan kondisi sosial ekonomi. Susenas ini dilakukan di seluruh wilayah yang ada di Indonesia termasuk di Bone Bolango.
Kepala Badan Pusat Statistik Bone Bolango, Suparno mengatakan Survei Sosial Ekonomi Nasional di wilayah Bone Bolango akan dilakukan pada Maret mendatang.
“Susenas ini nanti surveinya random ya, kita ada sekitar 57 blok sensus itu wilayah surveinya kita merupakan kumpulan suatu wilayah yang terdiri 80-120 rumah tangga,” ungkap Suparno Kamis, (24/02/2022)
Dirinya juga menjelaskan jika survei dan sensus itu berbeda. Sensus merupakan pendataan semua populasi, individu maupun subjek di data satu persatu sedangkan survei itu dipilih secara random (acak). Ada teknik statistik yang digunakan untuk memperoleh rumah tangga mana yang akan menjadi sampelnya.
Data mengenai keadaan sosial ekonomi dibutuhkan untuk memberikan gambaran pencapaian pembangunan dan juga dapat digunakan oleh para pengambil kebijakan untuk mengevaluasi program-program pembangunan.
Guna mensukseskan Susenas 2022 ini pemerintah daerah Bone Bolango berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik Bone Bolango.
“Kami hendak konfirmasi kedatangan timnya kapan, dan itu akan kita sama-sama kawal. Jadi kita kolaborasi antara pemerintah daerah dan badan pusat statistik dengan harapan mereka turun ini kita turut membantu sehingga mereka sukses untuk melakukan susenas di Bone Bolango,” kata Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S.Uloli saat diwawancarai usai berkunjung ke Kantor BPS Bone Bolango.
Diharap masyarakat untuk menerima kedatangan petugas dengan baik dan menjawab semua pertanyaan dengan sebenarnya. Jangan ada yang ditutup-tutupi dan jangan juga dilebihkan. Jadi dijawab sesuai dengan kondisi yang sebenarnya dialami oleh rumah tangga tersebut (***)
Penulis: Rita Setiawati
