Selasa, 9 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jembatan Gantung di Taluditi Rusak, Seorang Pemotor Jatuh 

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Jumat, 5 Agustus 2022 | 16:05 Tag: , , ,
  Kondisi jembatan gantung yang berada di Desa Pancakarsa I, Taluditi terlihat papan yang rusak dan berjarak sehingga membuat pengendara motor tercebur ke sungai (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gara-gara lantai Jembatan Gantung di Taluditi, Pohuwato, sudah rusak dan jarak antara papan cukup jauh, pemotor jatuh ke sungai dengan ketinggian 7 meter. 

Informasi yang berhasil dihimpun, Kamis (4/8/2022) Wiwit Widyono sedang mendapat tugas dari kantornya untuk mengambil data di lapangan. Maklum, Wiwit Widyono bekerja di        

Badan Pusat Statistik Pohuwato dan saat itu ditugasi mengambil angka rata-rata produksi pertanian jagung di Desa Pancakarsa I bersama satu orang rekannya. 

Guna mencapai Desa Desa Pancakarsa I, Wiwit Widyono harus melintas di Jembatan Gantung Taluditi tepat pada pukul 11.00 Wita. Wiwit Widyono bersama rekan kantornya masing-masing mengendarai sepeda motor. Yang pertama melintas di jembatan tersebut yakni rekan kantornya, dan berhasil. 

“Saya sempat ragu ketika berada di pertengahan jembatan. Pasalnya, papan jembatan itu ada yang jarang-jarang dengan pengait bagian pinggir ada yang memakai kawat dan ban. Belum lagi papannya ada yang sudah rapuh akibat sering kena panas dan hujan,” kata Wiwit Widyono. 

Namun karena melihat teman yang berhasil melintas, Wiwit Widyono lanjut meniti jembatan tersebut. Sialnya, ban belakang sepeda motornya masuk ke lobang dan seketika terjun ke air bersama motor. 

 Beruntung, dirinya bisa berenang dan langsung menuju ke tepi sungai. Handphone yang berada di saku celana masih bisa digunakan dan langsung rekannya yang sudah duluan melewati jembatan. Akhirnya pukul 11:30 Wita bantuan datang dari rombongan pekerja yang kebetulan lewat saat mengangkut jagung dari Dusun Sandalan dengan melewati jembatan yang sama. 

Sepeda motor dinas yang digunakan dengan nomor polisi DM 6928 DA itu jatuh di kedalaman 3 meter. Kondisi air sungai yang keruh sehingga harus ditarik oleh 6 orang dengan menggunakan tali agar sampai ke tepi sungai. 

“Kondisi motor lumayan rusak dan hancur, bagian kaca spion, lampu sein hilang, beberapa bagian motor pecah sementara kondisi saya sendiri ada luka di bagian dada, dagu dan memar di bagian tangan,” kata Wiwit Widyono saat dihubungi wartawan media ini.

Perlu disampaikan bahwa kondisi Jembatan Gantung Taluditi kini sudah tak layak digunakan. Jembatan yang menghubungkan Desa Pancakarsa I dengan Dusun Sandalan. Jembatan tersebut sudah banyak dikeluhkan warga, namun hingga saat ini  belum ada respon dari pemerintah. Bahkan sepekan sebelumnya kejadian yang sama dialami sepasang suami istri. (***)

 

Penulis : Rita Setiawati

(Visited 120 times, 5 visits today)

Komentar