Sabtu, 20 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kain Karawo asal Gorontalo bakal Jadi Warisan Dunia

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 6 Juni 2022 | 19:05 Tag: ,
  Penjabat Gubernur Gorontalo saat memberikan sambutan pada Gelaran Kharisma Event Nusantara (KEN) Karnaval Karawo 2022, Senin (6/6/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kain Karawo, Kerajinan tangan khas Gorontalo akan diusulkan oleh Pemerintah provinsi Gorontalo untuk menjadi warisan tak benda di United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Budaya PBB. 

Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer menjelaskan, untuk mencapai hal tersebut diperlukan pembuktian yang harus dilakukan sebelum UNESCO memberikan sertifikat yang memberitahukan bahwa satu hasil budaya, barang atau wilayah tertentu benar-benar milik bangsa yang mengajukan usulan. 

“Untuk membuktikan tentu semua pihak harus bahu membahu mewujudkan ini sehingga Karawo ini akan dicatatkan di Amerika sebagai produk original orang Gorontalo,” kata Hamka Hendra Noer saat membuka Kharisma Event Nusantara (KEN) Karnaval Karawo 2022 di gedung GPCC Kota Gorontalo, Senin (06/06/2022). 

Dirinya mengatakan, pengusulan tersebut sudah disampaikannya kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Hamka Hendra Noer berharap hal tersebut bisa menjadi fikus semua pihak sehingga warisan budaya tersebut bisa menjadi warisan tak benda di UNESCO. 

Selain mendorong Karawo masuk dalam warisan yang dicatatkan UNESCO, kata Hamka Hendra Noer, Karawo juga dapat mendorong ekonomi kreatif melalui UMKM. Pemerintah juga wajib membantu UMKM dari segi pelatihan keterampilan dan permodalan. 

“Tadi juga saya sudah bicara banyak dengan ibu staf ahli Kemenparekraf. Beliau menyampaikan bahwa ada proses – proses yang harus kita kawal untuk karawo ini benar – benar menjadi warisan dunia tak benda yang dicatatkan di UNESCO dan atas nama pemerintah tentu saya harus bekerja keras lagi untuk mengawal ini,” Katanya menandaskan. (***) 

 

Penulis : Sucipto Mokodompis

(Visited 12 times, 1 visits today)

Komentar