Hargo.co.id, GORONTALO – Pemilu serentak 17 April 2019 terhitung tinggal sebulan lebih. Menghadapi hajatan ini tak ketinggalan dari penyelenggara Pemilu dalam hal ini Bawaslu Kabupaten Boalemo kian memantapkan fungsi pengawasan.
Langkah ini ditempuh dengan menggandeng pemilih pemula umumnya disebut kalangan milenial. Tahapan ini ditandai lewat sosialisasi bersama elemen pelajar wajib pilih dan mahasiswa di Kabuapten Boalemo bertempat di Grand Amalia Hotel Tilamuta, Kamis (28/2) kemarin.
Ketua Bawaslu Boalemo Amir Dj. Koem didampingi anggota komisioner Yuyun Antu dan Asrawati Isa serta Sekretaris Bawaslu Ridwan Dahima menjelaskan langkah pengawasan sepanjang hajatan Pemilihan Umum (Pemilu) DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI.
Di mana, tahap pengawasan kata Amir, tidak hanya menjadi tugas dan tanggungjawab Bawaslu dan jajaran. Namun juga perlu peran serta semua komponen, termasuk dari kalangan milinial atau pemilih pemula.
“Kami menginkan dalam tahap pengawasan Pemilu mendapat peran serta semua kalangan. Tak terkecuali dari pemilih pemula atau lebih dikenal dengan kalangan milenial. Mengingat tahapan hari H Pemilu tinggal beberapa hari lagi,” jelas Ketua Bawaslu Boalemo Amir Dj. Koem.
Lanjut Amir mengatakan, peran dan partisipatif kalangan milenial dalam pengawasan misalnya menyampaikan atau menginformasikan ketika ada indikasi atau potensi terjadi pelanggaran Pemilu. Di mana, para pelapor atau pemberi informasi itu oleh Bawaslu menjamin kerahasiaan.
Di mana, keterlibatan kalangan pemilih pemula ini agar meminimalisir terjadi pelanggaran dan lebih menciptakan pesta demokrasi sesuai azas demokrasi.
“Selain sosialisasi pengawasan bersama kalangan milenial, kami juga sedang menunggu juknis terkait gerakan satu juta pengawas Pemilu. Didalamnya mulai dari kalangan pemilih pemula, dan semua segmen seperti kalangan disabilitas, masyarakat marjinal dan komponen lain sebegai peserta Pemilu 2019,” beber Amir didampingi Yuyun Antu. (nrt/hg)
