Diketahui, Kampung IT ini digagas oleh Pemkab Gorontalo yang bekerja sama dengan UMG dalam hal ini Rumah IT sebagai pihak pengembangnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aziz Nurhamidin, saat dikonfirmasi Gorontalo Post mengatakan,
konsep Kampung IT ini merupakan salah satu terobosan moderen sebagai acuan untuk mengembangkan model pelayanan publik secara maksimal dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada.
“Kami memilih Pentadio Barat, karena wilayah ini sangat strategis. Selain merupakan akses menuju Kota Gorontalo, disini juga merupakan pusat wisata dan kerajinan.
Semoga kedepannya ini bisa diterapkan ke semua Desa yang ada di Kabupaten Gorontalo, sehingga baik masyarakat maupun aparat Desa bisa lebih dimudahkan dalam hal administrasi dan segala hal yang berkaitan dengan pelayanan publik,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pelaksana Rumah IT UMG, Mohammad Ilyas Abas, saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini pengembangan Kampung IT dalam tahap pengambilan data di lapangan.
“Tim kami yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa, bersama aparat Desa dan Kominfo sedang melakukan pendataan di masing-masing rumah warga untuk memperoleh titik koordinat rumah, serta profil keluarga penghuni rumah tersebut.
Insya Allah tidak ada kendala, pengembangan Kampung IT ini bisa segera rampung pada tahun ini,” pungkasnya.(***)
