Kapal Asing Masuk Perairan Boalemo, Keperluan Apa?

Headline Indonesia 99 Kata Metropolis
Tiga kapal asing yang masuk perairan Boalemo. (Foto: Istimewa)
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Kapal pesiar asing masuk Wilayah perairan Tilamuta, Boalemo, Gorontalo. Informasi yang dihimpun, kapal tersebut terlihat pada Sabtu (28/01/2023). Sedikitnya tiga unit sedang bertengger di sekitar Pulau Mohupomba, Tilamuta.

Belum diketahui persis kapal dari mana dan tujuan apa. Diduga kapal-kapal ini, memuat para turis yang hendak berwisata di Boalemo. Maklum, terdapat banyak spot pariwisata menarik di Daerah ini.

“Mereka datang Pagi tadi berlabuh di depan Pulau Mohupomba Daa, sepertinya ada tiga kapal, pantauan saya tadi,” kata salah seorang pegiat pariwisata laut Boalemo, Roy Syawal, yang memantau langsung.

Dirinya menduga, jika kapal-kapal tersebut berasal dari New Zealand (Selandia Baru). Sebab, begitu tulisan yang terdapat pada bagian kiri belakang kapal.

“Saya hanya mutar-mutar saja di seputaran kapal tersebut.¬† Kebetulan saya lagi mengecek karang porites yang ada di Pulau Mohupomba. Sepertinya mereka ini berlayar keliling lautan, sambil berwisata bahari,” menurut Roy Syawal, saat diwawancarai.

Camat Tilamuta, Ruslin Limalo, saat dikonfirmasi, mengaku tak mengetahui kapal-kapal tersebut. Menurutnya, asal dan tujuan kapal-kapal ini perlu dicari tahu.

“Perlu dicari tahu itu. Belum dapat informasi juga saya. Karena ini pada Wilayah laut, maka nanti akan saya konfirmasi dengan pihak Polisi Air,” ujar Camat Tilamuta.

Sementara itu, Kasatpol Air Polres Boalemo, IPDA Mahyudin Thalib, dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya masih memastikan kedatangan kapal-kapal tersebut. Saat ini sudah menghubungi pihak terkait, untuk kejelasannya.

“Sudah dimonitor Pak, tadi saya konfirmasi ke Pelabuhan dan masih dihubungi pihak agen dan imigrasi kota Gorontalo. Biasanya kapal asing begitu ada agen yang ditunjuk,” katanya saat dihubungi oleh awak media Hargo.co.id.

Ia pun belum dapat memastikan berapa keseluruhan jumlah  penumpang dalam kapal tersebut. Sebab, saat mau turun, pihaknya mengalami kendala juru bahasa.

“Ada petugas Pelabuhan, tapi tinggal di Dulupi, besok rencana kami turun lagi,” kata Kasatpol Air.(*)

Penulis: Abdul Majid Rahman

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *