Dia menambahkan, polisi tidak perlu malu mengakui kesulitan, karena berkaca dari FBI saja, Reza mengatakan dari seluruh kasus yang ditangani hanya 64 persen saja yang berhasil dipecahkan.
“Kebesaran hati ialah wujud profesionalisme polisi dalam bertugas,” terangnya.
Diketahui, kasus kematian Mirna ini telah berjalan selama lebih dari tiga bulan. Bahkan, Jessica sudah ditahan lebih dari 60 hari.
Akan tetapi, berkas perkara tak kunjung lengkap. JPU bahkan sampai dua kali mengembalikan berkas ke penyidik di bawah komando Kombes Krishna Murti.
Mirna sendiri tewas pada 6 Januari 2016 lalu di Kafe Olivier, West Mal Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dia tewas usai menenggak es kopi bercampur sianida yang dibelikan oleh Jessica.(hargo/JPG)
