Kamis, 8 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kasus Sianida Bonbol, Polisi Tahan Empat Penambang

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 20 Juli 2016 | 16:09 Tag: ,
  

Hargo.co.id BONBOL – Petugas Polres Bone Bolango (Bonbol) terus mendalami aduan masyarakat Desa Tolomato, Kecamatan Suwawa Tengah, Bonbol terkait oknum-oknum yang kerap mencemari sungai dengan limbah Sianida.

Alhasil setelah dilakukan penyelidikan, petugas pun telah menahan empat penambang yang diduga terlibat dalam kasus ini. Masing-masing HN alias anto (42), IN alias Man (20), dan DV alias Dev (19). Ketiganya warga Desa Tolomoto, Suwawa Tengah. Sementara satunya lagi yakni DD alias Andi (17) warga Suwawa.

Sebelumnya, masyarakat Desa Tolomato mengadukan kondisi air sungai di kampung mereka yang diduga sudah tercemar limbah Sianida. Bahkan, beberapa anak warga di desa tersebut mengalami sakit perut serta muntah-muntah setela meminum air sungai.

Dari hasil penyelidikan, diketahui HN, IN, DV dan DD terlibat dalam kasus tersebut. Keempatnya kemudian digiring ke Polres Bonbol.

Kapolres Bone Bolango AKBP Wahyu Tri Cahyono mengatakan, dalam pemeriksaan, keempat pelaku mengakui memang telah membuang Sianida ke suangi. Sianida tersebut merupakan sisa hasil olahan tambang emas Bonbol.

Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan apakah air tersebut memang benar-benar sudah tercemar oleh Sianida. Penyelidikan lanjutan dengan melibatkan pihak berkompeten masih perlu dilakukan untuk pembuktian yang valid. “Kita masih menunggu hasil pengujian laboratorium tentang air sungai yang diduga tercampur zat kimia,” jelasnya. (tr 48/ar/hargo)

(Visited 7 times, 1 visits today)

Komentar