Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Keluarga Telah Ikhlas Zaini Dieksekusi Mati Arab Saudi

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kabar Dunia , pada Selasa, 20 Maret 2018 | 16:23 PM Tag: ,
  

Hargo.co.id – Keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Zaini Misrin yang dihukum mati oleh Pemerintah Arab Saudi sudah mengikhlaskan apa yang telah terjadi dengan Zaini.

Keluarga Zaini sejak awal terlibat dalam berbagai upaya membebaskan Zaini sejak ia divonis hukuman mati pada tahun 2008. Namun, karena ini adalah hukuman mati qisas, maka tidak semudah itu sebuah hukuman dibatalkan.

Hukuman mati qisas hanya bisa dibatalkan jika ahli waris dari korban pembunuhan memaafkan tersangka. Perlu diketahui, bahwa pada tanggal 13 Juli 2004, Zaini dituduh oleh anak majikannya bahwa ia adalah pelaku pembunuhan ayahnya.

Sudah tiga kali Pemerintah Indonesia memfasilitasi keluarga Zaini untuk berkunjung ke Saudi. Namun, tetap tak ada maaf bagi Zaini, padahal ia adalah TKI yang legal, dan ia tetap dihukum mati dengan cara dipenggal pada Minggu 18 Maret 2018 jam 11.30 pagi waktu Makkah.

“Pemerintah Indonesia juga sudah mengganti pengacara sebanyak dua kali, yaitu pada periode 2011 – 2016 dan 2016 -2018, namun tetap hukuman mati dijalankan oleh Pemerintah Saudi,” kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan BHI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, Senin, (19/3).

Kementerian Luar Negeri diwakili oleh Lalu Iqbal, BNP2TKI, Disnakertrans, dan Kepala Desa mengunjungi Bangkalan, Madura, Jawa Timur kampung Zaini dan keluarga Zaini tinggal.

“Kami mendatangai Bangkalan, bertemu dengan keluarga ditinggalkan, khususnya istri yang sekarang berada di Jeddah dan kedua anak yang berada di Bangkalan,” jelas Iqbal.

Keluarga, ujar dia, sudah ikhlas dengan apa yang terjadi. Pemerintah, seluruh instansi yang bersangkutan juga sudah maksimal menangani ini. “Bahkan, baik KJRI Jeddah dan KBRI Riyadh sudah 40 kali melakukan kunjungan kepada Zaini selama ditahan.”

(iml/JPC)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar