Hargo.co.id, Zetizen-GPÂ Masyarakat Indonesia pada umumnya, mengenal istilah Proklamasi Kemerdekaan dengan dinisbatkan kepada sosok Soekarno-Hatta. Tetapi Zetizen tahu nggak? kalau ternyata Gorontalo sudah mengenal istilah ‘Kemerdekaan’ tiga tahun sebelum proklamasi kemerdekaan didengungkan oleh Bung Karno dan Bung Hatta.
Ada seorang sosok yang berperan penting dalam memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 23 Januari 1942 di bumi Hulonthalo. Sosok penting itu adalah Nani Wartabone. Lewat pepatahnya, Nani Wartabone mengatakan bahwa “Kekuatan tidak berasal dari kapasitas fisik, tetapi kekuatan berasal dari kemauan yang gigih”.
Nah, ngomongin tentang Hari Patriotik, kira-kira apa sih yang ada dibenak Zetizen saat mendengarnya? simak kata mereka yuk. (ZT-08)

Aldi Inaku
Pendidikan Sejarah, Universitas Negeri Gorontalo
Bangga Merdeka Lebih Dulu
Sejak tahun 1942 tanggal 23 Januari Provinsi Gorontalo bebas dari jajan bangsa lain, makanya hari ini diperingati sebagai Hari Patriotik. Dan yang patut kita banggakan adalah Provinsi Gorontalo lebih dulu merdeka dari Bangsa Indonesia itu sendiri. (ZT-10)
Peristiwa SejarahÂ
Tanggal 23 Januari diperingati dengan Hari Patriotik. Karena ini adalah peristiwa bersejarah yang terjadi di Gorontalo. Di mana sebelum kita memproklamirkan kemerdekaan, Gorontalo telah lebih dulu merdeka. Selain itu, momen perjuangan ini dipimpin langsung oleh Nani Wartabone. (ZT-07)

Tri Alfandra Labuga
Purna Paskibraka Indonesia Boalemo 2013
Ikut Berpartisipasi Dalam Kegiatan Kirab
Setahu aku, 23 Januari itu merupakan hari pergolakan rakyat Gorontalo yang dipimpin oleh Pak Nani Wartabone dalam menyatakan kemerdekaan. Hal ini kemudian menjadikan Gorontalo merdeka tiga tahun sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Aku sendiri memaknai Hari Patriotik kali ini dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan cinta tanah air, salah satunya dalam kegiatan kirab bendera pusaka. (ZT-11)

Fadly Hujuli
Hukum Pidana Islam IAIN Sultan Amai Gorontalo
Memperkaya Wawasan
Dalam memaknai Hari Patriotik ini sebagai pemuda satu hal yang harus kita ingat bahwa masing-masing kita punya tanggungjawab untuk memajukan daerah ini. Tidak perlu dengan angkat senjata lagi, tapi mari dengan semangat Hari Patriotik ini kita berlomba-lomba memperkaya wawasan kita, agar mampu memajukan Gorontalo tercinta ini. (ZT-11)

Jufriyanto Ahmad
Ilmu Hukum Universitas Negeri Gorontalo
Ziarah
Ziarah ke makam pahlawan dan membagikan bunga ke masyarakat setempat dengan pesan menumbuhkan rasa cinta akan daerah kita terhadap para pahlawan yang rela mengorbankan dirinya untuk kemerdekaan negeri ini, adalah cara saya memaknai hari patriotik kali ini. (ZT-11)

Mifantri Pakaya
Pend. Bahasa Inggris Universitas Negeri Gorontalo
Sebarkan Sejarah
Jujur, saya baru tahu kalau tanggal 23 Januari itu bertepatan dengan Hari Patriotik. Namun jika benar seperti itu, maka dalam memaknai Hari Patriotik ini saya akan berusaha menjadi remaja yang lebih produktif, dalam hal ini membuat cerpen tentang 23 Januari, agar sebagai remaja kita tidak hanya tahu tentang sejarah 23 Januari ini, tapi juga turut menyebarkannya agar orang lain juga menjadi tahu. (ZT-11)
Lambang Keberhasilan Rakyat GorontaloÂ
Peristiwa 23 januari 1942 menjadi lambang keberhasilan perjuangan yang sampai kini diperingati oleh rakyat Gorontalo, baik penduduk asli maupun keturunan. Bagi masyarakat Gorontalo, peristiwa ini dipandang sebagai aksi bersifat nasional didaerah, karena hakikat perjuangannya bukan semata untuk rakyat Gorontalo, tetapi adalah bukti perjuangan kebangsaan yang untuk meraih kemerdekaan. (ZT-07)


