Hargo.co.id PUNCAKBOTU – Prosentase pengguna air bersih sehat di Gorontalo belum memenuhi target Pemerintah Provinsi. Pada 2015 sambungan air bersih ditargetkan 68,78 persen. Sementara yang tercapai barusejumlah 63,8 persen.
Sehubungan dengan itu, Ketua Deprov Gorontalo, Paris Jusuf saat menjadi pembicara tentang seminar akhir studi persepsi masyarakat tentang kinerja Pemerintah Provinsi Gorontalo, belum lama ini, sempat menyentil soal perlunya pemerintah provinsi untuk memerhatikan pencapaian target sambungan air bersih. Pasalnya, hal itu terkait dengan perbaikan kualitas hidup masyarakat.
“Tapi apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah provinsi selama ini tetap perlu mendapatkan apresiasi. Cuma memang ke depan ini memang perlu mendapatkan perhatian,†ucapnya.
Pemenuhan air bersih ini menurut Paris Jusuf memiliki keterkaitan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM ). Bila kinerja pelayanan air bersih meningkat maka tentu akan berkorelasi positif terhadap perbaikan IPM Gorontalo.
“IPM Gorontalo masih berada pada 65,17. Angka itu masih berada dibawah IPM nasional 68,9,†jelasnya.
Menurut Paris, kinerja pelayanan air bersih ini tentunya tidak boleh hanya bertumpu pada pemerintah provinsi. Kabupaten-Kota juga perlu ikut berpartisipasi. Sebab adanya gap yang jauh antara IPM antara satu wilayah akan memberikan umpak balik terhadap tidak meratanya pembangunan di bidang kesehatan.
“Tapi kalau bicara IPM kan tidak melulu hanya soal air bersih. Ada variabel lain yang juga perlu mendapatkan perhatian,†jelasnya.
