Dan kalaupun Gusnar Ismail tidak maju sebagai Cagub, dirinya pasti akan punya komitmen untuk membangun Demokrat. “Makanya kalau hasil survei pak Gusnar beda tipis dengan saya, pasti pak Gusnar ikhlas dukung saya,†canda Tony Uloli.
Tony mengakui, untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur, dirinya sudah melakukan komunikasi dengan beberapa partai Politik. Selain ikut penjaringan di Demokrat, Tony mengaku ikut penjaringan PDIP. “Nanti saya juga akan mendaftar di PKS,†pungkas Tony Uloli.
Sementara itu, Rusli Habibie juga menanggapi soal siapa sebenarnya yang akan mendampinginya saat Pilgub mendatang. Rusli tak memastikan apakah itu tetap Idris Rahim seperti yang terus diwacanakan dalam paket NKRI selama ini. Rusli yang juga menanggapi desakan para kader muda partai Golkar mengatakan, ia akan menentukan calon wakil Gubernur setelah ada hasil survey.
“Saya mohon maaf apabila kader muda Golkar menganggap saya lambat mengambil keputusan tentang (calon) wakil,”ujarnya. “Ini semua butuh proses, dan saya masih menunggu hasil survei. Mungkin dua minggu lagi sudah ada surveynya,”ujar Rusli Habibie, kemarin. (rmb/tro/hargo)
