Kokoh dan Tangguh Inilah Wanita Gorontalo

×

Kokoh dan Tangguh Inilah Wanita Gorontalo

Share this article
R.A Kartini

“Saat ini, kaum perempuan di DPRD belum sampai 30 persen, begitupun untuk pejabat eselon II. Sehingga ini masih perlu kita dorong,” ujar istri Ir. Hi. Meagaung Amin Daud ini.

Menurut, Winarni, dalam menghadapi perkembangan zaman, ada beberapa hal yang perlu dilakukan kaum perempuan. Yakni, harus dapat mengembangkan kapasitas diri, baik pendidikan formal maupun informal. Kemudian, perempuan harus memiliki pengalaman. “Pengalaman akan memperkuat jiwa kepemimpinan,” cetusnya.

Lebih lanjut Winarni Monoarfa menekankan, kaum perempuan harus bisa membangun networking (jejaring kerja) untuk mempermudah akses.

“Selain itu, untuk bisa sukses, tentu harus ada dukungan penuh dari keluarga,” tutur anak pasangan H. Dien Monoarfa (alm.) dan Hj. Nursiah Najamuddin Dg Malewa (alm) tersebut.

Ia pun berpesan, bahwa sehebat apapun perempuan, harus bisa menghargai suaminya. Terpisah, Ketua Women Institute for Research and Empowerment of Gorontalo (WIRE-G) Sri Dewi Nani menekankan, semangat dan perjuangan RA.

Kartini yang dengan gigih memperjuangkan hak-hak wanita pada zaman itu perlu menjadi teladani bagi perempuan saat ini, termasuk di Gorontalo.

“Hari Kartini merupakan momentum yang sangat berarti. Perjuangannya dalam mensejajarkan harkat dan kedudukan perempuan patut manjadi contoh dan motivasi kaum perempuan masa kini yang merupakan generasi penerus,” ungkap Dewi Nani.

Wanita yang kini menjabat Kabag Hukum Setda Kabupaten Gorontalo itu mengatakan, kaum perempuan sudah mesti berperan aktif dalam berbagai bidang, termasuk dalam upaya untuk mendukung pencapaian program pembangunan.