Legislator Ajak Masyarakat Sadar Sampah 

×

Legislator Ajak Masyarakat Sadar Sampah 

Share this article
Salah satu ruas jalan di Kabupaten Gorontalo yang mana terdapat sampah berserakan di pinggir. (Foto/HARGO)
Salah satu ruas jalan di Kabupaten Gorontalo yang mana terdapat sampah berserakan di pinggir. (Foto/HARGO)

Hargo.co.id GORONTALO – Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Jarwadi Mamu mengajak seluruh lapisan masyarakat sadar terhadap sampah dengan tujuan kualitas lingkungan agar lebih bersih dan bermanfaat bagi kesehatan. 

“Saya mengajak kepada diri sendiri, anda, dan semua lapisan masyarakat. Ayo kita peduli sampah, jangan buang sampah sembarangan, jaga lingkungan untuk kesehatan bersama,” ujar Jarwadi Mamu dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). 

Menurut Anggota Komisi I DPRD ini, berbagai macam cara dapat dilakukan masyarakat untuk dapat menjaga lingkungan dari masalah sampah, diantaranya seperti melakukan hal-hal kecil namun memiliki manfaat yang begitu besar dengan cara, buang sampah ke tempatnya, membersihkan selokan, serta menyediakan tong sampah yang terbagi atas sampah organik dan non organik. 

“Kita dari lingkungan sendiri. Memang nampak terdengar mudah, namun sulit direalisasikan. Tapi kalau kebiasaan baik terus di ulang-ulang hasilnya akan baik,” kata Jarwadi Mamu, Kamis (24/02/2022). 

Selain itu, ia melihat perlu adanya keinginan dan kerja sama lintas sektor dari berbagai pihak mulai dari pemanfaatan produk daur ulang sampah, industri daur ulang sampah dan pemasaran produk daur ulang tersebut. Termasuk juga Jarwadi mengingatkan perlu dilakukan pengelolaan sampah yang bersifat ramah lingkungan. 

Hal ini harus dijadikan agenda penting karena setiap tahun diperkirakan jumlah timbunan sampah di daerah semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi. 

“Saya apresiasi upaya pemerintah dalam melakukan pengelolaan sampah saat ini, namun bukan berarti tidak ada persoalan pengelolaan sampah di masyarakat. Kerja-kerja ini yang kami mau harus lebih ditingkatkan,” tegas politisi besutan Surya Paloh ini. 

Jarwadi Mamu juga menilai jika selama ini sistem pengolahan sampah dilakukan dengan cara kumpul, angkut, buang. Padahal tata kelola sampah yang baik perlu memperhitungkan aspek teknis operasional mulai dari material sampah yang dinilai dari data timbunan, komposisi, potensi daur ulang dan karakteristik sampah.  

“Nah dari situ, maka dapat dilanjutkan dengan pengelompokan sampah, yang terbagi dalam kelompok sampah basah, sampah kertas, sampah plastik. Di sinilah potensi keuntungan perintah ada, kan bisa dijual kan. Outputnya jelas terlihat. Lingkungan bersih, sampah tertata baik, pemerintah puas. Inilah harapan kami,” imbuh dia.

Sama seperti Jarwadi Mamu, Sarifudin Hanasi juga mengatakan, dengan momentum peringatan hari sampah, penanganan sampah yang baik di Ibukota Kabupaten Gorontalo dan juga di Kecamatan diharapkan dimaksimalkan, termasuk di Kecamatan Tibawa. 

“Karena di Kecamatan Tibawa terkesan kesadaran lingkungan yang tidak maksimal, bahkan dinas dinilai tak berfungsi dalam menangani sampah. Terkesan selalu menumpuk lambat pengangkutan juga menimbulkan bau yang tidak sedap, contoh sampah di dekat BRI Limboto sama sampah yang ada di kompleks pertokoan isimu,” jelas politisi PKS ini. 

Ia berharap, pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup bisa lebih aktif dalam melakukan pembersihan sampah kedepannya. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo