Kamis, 8 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Lesu, Harga Ayam Boiler Rp 40 Ribu per Ekor

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 13 Agustus 2016 | 13:02 Tag: , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Permintaan ayam boiler atau pedaging khususnya di pasar tradisional Limboto diakui belakangan ini menurun. Harga ayam boiler pun yang semula rata-rata dibanderol Rp 50 Ribu per ekor, kini turun Rp 10 Ribu per ekor.

Dari pantauan Gorontalo Post di pasar tradisional Limboto, Jumat (12/8), lesunya penjualan ayam boiler ini disebabkan oleh adanya penurunan permintaan dari kalangan pelanggan rumah tangga. Pasalnya, harga ikan segar di pasar ini belakangan ini relatif lebih murah. Erman, salah satu pedagang ayam di pasar ini mengaku, biasanya saat permintaan normal dirinya bisa menjual 45 sampai 60 ekor ayam dalam sehari kini hanya sekitar 30-an ekor.

“Itu pun untung-untungan karena yang ba beli banyak ba pilih-pilih, mana yang baru saja dipotong (sembelih,red). Padahal, semua baru (disembelih),” ungkap Erman. Warga Isimu Kecamatan Tibawa ini juga mengakui bahwa belum lama ini ayam boiler baru saja dipanen sehingga stoknya cukup banyak tersedia.

Hal senada juga diutarakan Uci Husain, pedagang ayam lainnya. Menurutnya, penjualan ayam pedaging masih relatif normal. Bahkan dia yakin dalam waktu dekat ini permintaan akan semakin meningkat menjelang lebaran Idul Adha.

“Satu atau dua minggu sebelum hari raya Idul Adha, banyak yang beli. Apalagi ini juga kan musim kawin (pesta pernikahan,red),” tuturnya Uci. Saat ini, harga ayam boiler per ekor dijualnya Rp 40 Ribu sampai Rp 45 Ribu, tergantung ukurannya.(axl/hargo)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar