“Waduk ini telah masuk dalam 49 waduk prioritas yang akan dibangun di era pemerintahan Presiden Joko Widodo,”ujar Gubernur Rusli Habibie. Gubernur menjelaskan, waduk memiliki 5 fungsi utama, salah satunya adalah untuk pembangkit listrik.
Terpisah, pihak PLN mengaku telah mengusulkan berbagai potensi listrik yang ada di Gorontalo untuk dimanfaatkan, termasuk PLTA. Namun, untuk PLTA umumnya masih harus ditunjang oleh infrastruktur pendukung seperti keadaan bendungan, debit air dan sebagainya.
“Olehnya, harus ada penelitian terlebih dahulu untuk memastikan sebuah infrastruktur, seperti bendungan, apakah layak untuk dibangunkan PLTA,”jelas Humas PLN area Gorontalo, Syaiful Djalil, Senin (6/6) kemarin.
Hanya saja ia mengatakan, jika dibandingkan dengan PLTD, selain investasinya cukup terjangkau, PLTD merupakan solusi yang paling cepat untuk memenuhi atau mengatasi kebutuhan listrik yang terus meningkat.
Selain usulan PLTA, PLN juga sudah mengusulkan potensi lainnya seperti PLTMH. Untuk PLTMH saat ini sudah dibangun di Taludaa sebanyak 2 unit dengan kekuatan daya 5.300 KW dan di Mongango 1.200 KW.
Sedangkan untuk PLTS sudah dibangun di Sumalata sebesar 2.000 KW dan di Pulubala 45 KW. Untuk PLTS, saat ini juga direncanakan dibangun di wilayah Suwawa.
“Saat ini masih dalam tahap penelitian,” kata Syaiful. (tro/axl/dan)
