Dua event terakhir menunjukkan bahwa di akhir tahun pun mereka sangat serius memanfaatkan momentum akhir tahun. Faozal menambahkan, hal ini sekaligus terus mendukung country branding pariwisata nasional Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia yang telah mendunia.
“Country branding Pesona Indonesia dan Wonderfu Indonesia ini semakin diperkuat dengan destination branding yang dimiliki daerah NTB, terutama setelah menang WHTA 2016,†ujarnya.
Faozal juga menyampaikan bahwa Calender of Event ini juga merupakan komitmen Pemerintah Provinsi NTB kepada dunia, sekaligus mempertegas posisi tawar Lombok dan Sumbawa dalam persaingan pariwisata internasional. “Keyakinan ini juga diperkuat lagi dengan antusias para wisatawan dari Timur Tengah karena faktor kemenangan kami lagi di WHTA 2016,†katanya.
Untuk urusan potensi alam? Lombok tidak ada habisnya untuk dieksplorasi. Kata Faozal, semua ada di Sumbawa Lombok. Potensi alam (nature) NTB berupa keindahan bawah laut, pantai, gunung, hutan, beranekaragam hayati, serta potensi budaya (culture) menempatkan pariwisata NTB memiliki daya saing kuat.
“Lombok-Sumbawa memiliki kekayaan budaya yang unik dan heterogen, berupa suku, bahasa, tradisi dan adat istiadat seperti Bali, Sasak, Samawa dan Mbojo. Kekayaan budaya ini kita tampilkan dalam event-event menarik yang sudah kami launching ini,†katanya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (DBP3N Kemenpar) Esthy Reko Astuty menambahkan, Peluncuran kalender event pariwisata tersebut sebagai upaya mempromosikan dan meningkatkan kunjungan serta lama tinggal wisatawan ke NTB yang pada 2017 mentargetkan 4 juta kunjungan wisatawan, sekaligus mendukung program Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia dalam mencapai target kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan pergerakan 265 juta wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air pada 2017.
