Dhiyan sendiri menamatkan pendidikan menengah atasnya pada salah satu Sekolah menengah atas di Kecamatan Wonosari.
“Dian sebenarnya orangnya pendiam, dia juga ramah,†kata seorang wanita tetangga Rosdiana di Desa Mekar Jaya yang juga menolak menyebut namanya. Akhirnya, Gorontalo Post berhasil mewawancarai salah satu tetangga dekat Rosdiana yakni Saiful Pobu.
Menurut Saiful, Rosdiana sebenarnya tidak melakoni bisnis ini sendiri. Bahkan, Saiful bersama beberapa tetangga dan warga desa Mekar Jaya pernah ditawari investasi menggiurkan tersebut, hanya saja diakui Saiful mereka masih was-was dengan janji yang ditawarkan.
Ironisnya, kata Saiful, yang justru aktif mendatangi para tetangga dan warga desa untuk menawarkan bisnis investasi adalah Lisna Husin, Ibu dari Rosdiana Bone.
“Kami jugapernah ditawari, tapi kami masih fikir-fikir,†kata Saiful.
Ayah Rosdiana adalah seorang petani, sementara ibunya memiliki sebuah kios dagangan keperluan sehari-hari. Awalnya, para tetangga mengetahui Dhiyan hanya melakoni bisnis pakaian kecil-kecilan, tetapi baru tiga bulan belakangan mereka mulai mendengar adanya projet bisnis investasi yang dilakoni Dhiyan.
“Kami mengetahuinya sejak akhir Desember tahun lalu (2015,red).â€kata Saiful. Hanya saja, meskipun pernah ditawari, tetapi Saiful dan beberapa warga mengaku mereka tidak mengetahui persis bagaimana mekanisme sampai uang yang diinvestasikan tersebut berbuah besar hanya dalam waktu yang sangat singkat. “ini yang kemudian membuat kami ragu,†utaranya.
Menurut Saiful, yang mereka ketahui, hanya dalam waktu tiga bulan tersebut, Dhiyan berhasil membeli barang-barang mewah. Sebut saja tiga unit mobil dua diantaranya merupakan mobil mewah.
“Mobil pertama kalau tidak salah sudah dibeli tiga bulan silam, jenisnya Honda Jazz berwarna merah, selanjutnya mobil kedua adalah mobil mewah berjenis Honda HRV Matic, dan mobil ketiga adalah Pick Up Daihatsu Grand Max,†kata Saiful yang diiyakan warga lainnya.
