Makna Tarik Tambang Cerminkan Gotong Royong 

×

Makna Tarik Tambang Cerminkan Gotong Royong 

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Syam T Ase saat menyalurkan hadiah pada pemenang lomba tarik tambang. (Foto: Istimewa)
Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Syam T Ase saat menyalurkan hadiah pada pemenang lomba tarik tambang. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Syam T. Ase membuka secara resmi acara lomba olahraga tradisional antar masyarakat di Desa Pilolalenga, Kecamatan Dungaliyo, dalam rangka gema ramadan. 

Syam menyampaikan, kegiatan tradisional dalam bulan ramadan 1443 tahun ini lebih meriah dibanding dengan tahun sebelumnya. 

“Sejak awal saya sudah memperhatikan, para peserta lomba tradisional penuh semangat. Saya ucapkan selamat berlomba kepada seluruh para peserta,” ucap Syam saat membuka acara tarik tambang. 

Menurut Syam, selain permainan yang menghibur lomba tradisional tarik tambang dinilai sangat baik untuk kehidupan bermasyarakat, karena selain mengutamakan nilai gotong royong juga kekompakan antar tim. 

“Sama halnya membangun daerah, butuh kekompakan dan nilai gotong royong baik pemerintah eksekutif, legislatif, dan masyarakat. Semua dapat terwujud kita semua  menjadi satu,” ujar Syam.

Di tempat itu, anggota DPRD Dapil Batudaa Cs ini ikut menyerahkan bonus kepada panitia untuk peserta yang bakal menjadi juara satu. Kendati demikian, Syam tidak menyebutkan berapa nominal bonus uang yang diberikan.

“Soal bonus, tidak perlu saya sebutkan berapa, yang jelas ada tambahan untuk juara 1,”ungkap  Syam. 

Penanggung jawab kegiatan gema ramadan, Ramli H. Mapo mengatakan, bahwa pihaknya merasa bangga bisa mengadakan acara ini dan dihadiri langsung Ketua DPRD Syam T. Ase.  

“Acara ini terselenggara atas partisipasi semua pihak, baik pemuda, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa. Tidak mudah bagi kami menyelenggarakan kegiatan ini, terima kasih atas kehadiran Ketua DPRD,” ucap Ramli. 

Ramli menjelaskan, acara yang di dominasi emak-emak dan para pemuda itu diikuti oleh ratusan peserta dari dalam desa dan masyarakat tetangga lainnya.  

“Alhamdulillah antusias warga sangat baik. Kegiatan kami selenggarakan bukan hanya sebagai ajang olahraga tradisional, tetapi untuk menjalin dan mempererat hubungan silaturahim,” tutup Ramli. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo