Sementara itu, usai merengkuh gelar juara di All England yang lalu (8/3), performa Praveen Jordan/ Debby Susanto justru langsung menurun.
mereka tumbang di babak kedua dari ganda campuran nonunggulan asal Singapura, Danny Bawa Chrisnanta/Vanessa Neo Yu Yan. Mereka kalah dua set 19-21, 14-21.
Praveen/Debby tak berhasil mengeluarkan permainan terbaik mereka. Keduanya terus melakukan kesalahan dan kerap kali terlambat mengatasi pukulan lawan.
Akibatnya, Danny/Vanessa pun banyak mendapat keuntungan poin. Padahal dalam catatan dua pertemuan sebelumnya, Praveen/Debby selalu bisa menang dari Danny/Vanessa.
Terakhir mereka berhadapan di All England 2016 lalu. Kini rekor pertemuan Praveen/Debby dengan Danny/Vanessa menjadi 2-1.
Praveen mengaku hari ini dia dan Debby belum mendapat feel bertanding. Dia pun mengatakan ke depannya dia dan Debby harus berlatih menjaga fokus supaya tak kecolongan sekalipun.
Terutama di turnamen selevel superseries premier seperti ini. “Kalau dari lawan sebenarnya tidak ada yang berubah. Hanya kami yang merasa tidak enak di lapangan,†kata Praveen.
