Langkah PDIP menyambut baik Zainudin Hasan sebagai Calon Gubernur yang akan diusung oleh koalisi bersama PPP, membangkitkan kembali wacana penduetan Zainudin Hasan dengan Ketua DPD PDIP Gorontalo, Kris Wartabone, yang sempat menghangat beberapa waktu lalu. Pasangan Zainudin Hasan-Kris Wartabone ketika itu disebut dengan paket Zikir (Zainudin-Kris).
Dapat dimaklumi kalau wacana ini kembali muncul. Pengusulan Zainudin Hasan sebagai salah satu kandidat Cagub dalam koalisi, mewakili usulan PPP. Usulan itu juga telah sejalan dengan putusan rapimwil PPP beberapa waktu lalu yang menetapkan Zainudin Hasan sebagai salah satu Bakal Calon Gubernur (Bacagub) PPP.
Siapa yang akan mengusulkan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) yang akan mendampingi Zainudin Hasan, tentunya ini menjadi kewenangan PDIP. Dan PDIP punya tiga kandidat Cawagub yaitu Kris Wartabone, Tony Junus dan Sjafrudin Mosii.
Mengingat paket Zikir sempat menghangat beberapa waktu lalu, terbuka peluang bagi koalisi PDIP-PPP untuk menjadikan duet ini sebagai salah satu pasangan yang akan diusulkan ke DPP.
Dalam situasi itu, tentu akan menimbulkan dilema bagi Zainudin Hasan. Karena sejauh ini Zainudin Hasan sudah menjatuhkan pilihannya untuk berpasangan dengan Ketua DPD Hanura Gorontalo, Adhan Dambea.
Pasangan yang disebut paket Zihad (Zainudin-Adhan) itu telah didukung oleh Hanura, dan PKS. Sementara PAN juga telah memberi rekomendasi untuk Zainudin. Tapi apakah Koalisi PDIP-PPP memang mengusulkan paket Zikir ke DPP, akan diketahui pekan depan. Karena koalisi telah memberikan kepastian bahwa pekan depan sudah ada keputusan mengenai pasangan calon yang akan diusung. (ndi/rmb/hargo)
