Marah Ditegur, Adik Tebas Kakak Kandung

×

Marah Ditegur, Adik Tebas Kakak Kandung

Sebarkan artikel ini
WIRADIN Damati (24) korban penganiaayan di Desa Ayula saat dilarikan ke RS. Toto Kabila, Rabu (7/3). (FOTO : ANAS/GP)

Hargo.co.id-  Waktu Salat Isya baru saja kelar, ketika Wiradin Damiati (24) pulang dari tempat kerjanya. Ketika tiba di rumahnya di Desa Ayula, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango (Bonebol), Wahidin mendapati adiknya MD alias Muli (22) sedang memperbaiki mesin sengsor (mesin penebang pohon) yang tengah rusak.

Lantaran waktu sudah malam, Waridin pun menegur MD untuk menghentikan pekerjaan itu. MD boleh melanjutkan pekerjaan esok hari agar tidak menganggu orang rumah lainnya. Tidak disangka, hal itu memicu kemarahan MD. Cekcok di antara mereka pun tak terhindarkan hingga akhirnya berujung pada perkelahian antara keduanya.

Karena kejadian ini, Waridin harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Diduga, dia terkena tusukan tombak dari MD saat pertengkaran dahsyat kakak beradik itu terjadi, Rabu, (7/3).Insiden ini terjadi di depan rumah korban dan pelaku. Mereka tinggal se rumah di Desa Ayula. Sebelumnya, saat Waridin dan MD terlibat cekcok, tidak ada yang berani melerai keduanya secara langsung. Alhasil, keduanya saling adu jotos. Situasi pun semakin memanas.

Segera setelah saling beradu dengan tangan, Waridin yang emosi dengan adiknya itu, segera masuk kedalam rumah untuk mengambil sebilah parang lalu kembali balik untuk menyerang MD. Ternyata, MD juga sudah bersedia dengan barang tajam serupa yang diselipkan pinggang kananya. Menyadari bahaya dari Waridin, MD dengan menggunakan langsung menyerang lebih dahulu.

Tebasan MD tepat mengenai leher Wiradin hingga lehernya robek. Wiradin pun jatuh terkapar. Warga setempat yang dihebohkan dengan kejadian tersebut lantas berbondong-bondong menolong Wiradin. Mereka kemudian melarikannya ke RS Toto Kabila. Sementara itu, beberapa saat setelah kejadian, MD ditangkap oleh petugas Polsek Tapa.

Kapolsek Tapa Iptu Lukman Dama mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa berspekulasi terlalu jauh soal pemicu kejadian tersebut. Pasalanya, keduanya merupakan suaudara kandung. Lukman menyampaikan, pihaknya masih akan memeriksa sejumlah saksi yang melihat langsung insiden tersebut di Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Yang pasti, saat ini, pelaku sudah kita tahan di sel Polsek Tapa. Kita akan proses lebih lanjut,” pungkas Iptu Lukman. (tr-54/hg)