GORONTALO, hargo.co.id– Disela pelaksanaan kampanye dialogis di Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, pasangan calon gubenrur dan wakil gubernur gorontalo, Zainudin Hasan-Adhan Dambea (ZIHAD) kembali mengungkapkan rencananya untuk membangun sebuah pusat penkajian islam terbesar di Sulawesi.
Hal ini terungkap saat pelaksanaan kampanye dialogis, selasa (13/12), yang dilakukan oleh calon Gubernur Gorontalo, Zainudin Hasan saat bersua dengan ratusan warga Bulawa, Kabupaten Bone Bolango.
Zainudin mengatakan, jika nantinya pasangan Ber-ZIHAD berhasil menang di Pilgub Gorontalo, februari 2017 mendatang, dirinya akan membangun Masjid Raya Provinsi Gorontalo, yang juga nantinya akan digunakan sebagai Islamic Centre di Provinsi Gorontalo.
“Saya akan bangun masjid Raya menggunakan dana pribadi saya sendiri,” tegas mantan Bupati Pohuwato itu.
Hal ini juga dibenarkan oleh juru bicara tim pemenangan ZIHAD, Nasir Tongkodu kepada Gorontalo Post, Selasa (13/12).
 Nasir mengatakan, salah satu program utama pasangan Ber-ZIHAD adalah program di bidang agama islam.
“Islamic centre inilah yang diharapkan nanti menjadi salah satu identitas Provinsi Gorontalo sebagai daerah berjuluk serambi madinah,” ujarnya.
Karena menurut Nasir, selama ini identitas Gorontalo sebagai daerah serambi Madinah kurang terlihat. Apalagi hal ini juga didukung fakta bahwa Gorontalo hingga saat ini belum memiliki Masjid Raya yang refresentatif.
“Kita ini adalah daerah serambi Madinah, tapi ko’ masjid raya saja tidak punya,” tambahnya.
Nantinya, desain Masjid Raya sendiri selain akan digunakan sebagai tempat ibadah juga akan dijadikan pusat kegiaan keislaman di Gorontalo. Tak hanya itu, Masjid raya itu juga akan menjadi pusat kajian keislaman terbesar di wilayah Indonesia Timur.
Rencana Zainudin Hasan ini sendiri menurut Nasir menuai respond sangat positif dari warga Gorontalo. Apalagi saat ini Gorontalo belum memiliki masjid raya yang bisa menjadi salah satu kebanggaan warga Provisni Gorontalo.
Sementara itu, selain program keagamaan, ZIHAD juga akan memperbaiki ekonomi masyarakat Gorontalo yang saat ini terpuruk di posisi kelima sebagai daerah termiskin di Indonesia.
Hal itu akan dilakukan dengan meningkatkan pemberian bantuan serta program-program bagi masyarkat terutama yang bergerak di sektor usaha kecil menengah.
Sebelumnya, selasa (13/12) kemarin, pasangan Ber-ZIHAD menggelar kampanye dialogis di dua KEcamatan di Kabupaten Bone Bolango. (tr-45/hargo)
