Usai membeli rokok, Ismail dan Wahyudin berjalan mengelilingi Kota Gorontalo. Dari Jl. Panjaitan Kota Gorontalo mereka bergerak menuju Jl. HB Jassin (Eks. Agus Salim) dan kemudian menuju Jl. Manggis. Namun saat akan menuju ke Jl. Raja Eyato, Ismail dan Wahyudin terlibat kecelakaan yang merenggut nyawa keduanya.
Kasat Lantas Polres Gorontalo Kota AKP Eko Baskara melalui Kanit Lakalantas Aipda Andi Hasan mengatakan, petugas sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan data hasil visum.
“Hasil visum menunjukkan tak ada kekerasan, sehingga diduga kuat keduanya meninggal akibat tenggelam dalam air sesaat setelah kecelakaan,†ungkap Andi Hasan.
Terpisah saat Gorontalo Post menyambangi rumah korban, pihak keluarga belum mau berkomentar banyak. Pihak keluarga merasa sangat terpukul atas kejadian tersebut.
Sementara itu Hasrul, rekan Ismail dan Wahyudin menceritakan bila keduanya merupakan sosok yang suka menolong. Selain itu keduanya dikenal pendiam serta menghargai orang lain. “Keseharianya Ismail dan Wahyudin bekerja sebagai pembuat es durian di Jl. Manggis,†tandas Hasrul.(tr-49/hargo)
