Money Politic Bunuh Kompetisi Pilkada

×

Money Politic Bunuh Kompetisi Pilkada

Share this article
Hinca Panjaitan

“Khusus untuk Panwas sendiri harus diisi oleh orang-orang yang kuat, kredibel dan manidiri agar berani untuk mengambil tindakan tegas untuk merekomendasi figur yang tercium aroma money politic,” imbuhnya.

Cara penanganan money politic dicontohkan Hinca, seperti yang dilakukan dalam Pilgub Kepulauan Riau kemarin.

Semua pihak, baik Panwas dan KPU, Kejari, Kepolisian, Parpol dan masyarakat sama-sama turun untuk bergerak mengawasi mendekati H-1 Pilgub. Bahkan, pengawasan itu dilakukan hingga ke TPS.

“Jadi semua turun bergerak dari TPS ke TPS. Kita semua sudah tahu money politic itu muncul 24 jam atau 48 jam sebelum pemilihan makanya sering disebut serangan fajar. Tak ada yang satu bulan sebelum Pilkada. Kalau begitu namanya serangan bulan,” tuturnya.

Ia pun berharap agar Pilgub Gorontalo yang akan dihelat awal 2017 nanti benar-benar dapat melahirkan pemimpin yang bersih, tanpa kecurangan, tanpa politic uang.

“Saya harapkan pula agar masyarakat Gorontalo jangan terpengaruh dengan politic uang. Lihatlah figur yang benar-benar mau bekerja untuk rakyatnya,” pungkas Hinca. (and/jdm/hargo)