Hargo.co.id GORONTALO – Sejumlah titik di kawasan pasar senggol Kota Gorontalo saat ini mulai macet.
Hal ini dipicu keberadaan para pedagang di pasar senggol yang sudah mulai curi star membuka lapak senggol. Disisi lain, belum adanya pengaturan jalan alternatif untuk pengalihan kendaraan oleh instansi terkait.
Pantauan Gorontalo Post (grup hargo.co.id), Senin (20/6) sejumlah pedagang yang sudah membuka lapak untuk berjualan menimbulkan kemacetan.
Seperti yang ada di jalan Patimura Kota Gorontalo, terlihat sejumlah kendaraan yang kini macet diakibatkan oleh sejumlah tenda dan tempat pedagang untuk berjualan yang menutup jalan.
Hal ini mengakibatkan jalan tersebut menjadi sempit dan hanya bisa dilalui oleh satu bentor. Hal ini dikeluhkan oleh penguna jalan yang biasanya melintasi di jalan tersebut yang apalagi yang ingin berbelaja di dalam pasar sentral.
“Harusnya sudah ada jalan alternatif. Sehingga ketika ada aktifitas para pedagang di pasar senggol yang sudah membuka lapaknya. Maka tentu ini bisa mengantisipasi adanya kemacetan,”keluh Husain Ibrahim warga Kelurahan Limba B Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo kepada Gorontalo Post, kemarin sembari berharap agar kondisi ini segera mendapat solusi dari pihak terkait.
Sementara itu salah satu pedagang pasar senggol Iswan (45) yang membuka lapak dagangan tepat berada di badan jalan Patimura mengatakan, pihaknya lebih memilih berjualan di bawah karena para pengunjung pasar senggol jarang untuk naik ke lantai II.
“Jadinya kami memilih untuk berjualan di badan jalan. Karena lebih banyak pembelinya,”ungkap Iswan. (tr-45/ysn/ar/rt)
