Friday, 30 July 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Offroad, Cara Unik Gubernur Gorontalo Menaikkan Imunitas Tubuh

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo Headline , pada Sunday, 18 July 2021 | 10:05 AM Tags:
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat memacu mobil black satin di arena offroad sungai Bulango, Kecamatan Tapa, Bone Bolango, Sabtu (17/07/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama puluhan anggota Indonesian Offroad Federation (IOF) Gorontalo, melakukan olah raga bersama guna menaikan imun tubuh di masa pandemi Covid-19, Sabtu (17/07/2021).

Mereka berkumpul di tepi sungai Bulango di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, dengan menunggangi mobil masing-masing, bersiap menaklukkan tantangan yang ada di Special Competition Stage (SCS) 1.

SCS 1 sungai Bulango melatih ketangkasan offroader untuk melewati gundukan tanah, pasir dan kubangan lumpur. Mereka tidak bisa melintasi sungai Bulango karena air yang deras dan dalam setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir.

Meski SCS 1 relatif lebih mudah ditaklukkan namun tidak berarti peserta bisa melenggang mulus. Beberapa kendaraan terperosok di kubangan lumpur dan harus ditarik oleh mobil lain.

Kerikil sungai juga menjadi kendala tersendiri. Ada mobil yang mengalami bocor ban yang membuat kendaraan offroader lain berhenti. Keakraban antar pecinta mobil 4×4 terlihat saat mobil peserta lain harus dibantu keluar dari obstacle.

“Alhamdulillah hari ini saya bersama kawan kawan IOF Gorontalo latihan offroad sambil menaikkan imun. Kita tetap jaga prokes. Ada sekitar 15 mobil di sini,” kata Rusli Habibie usai offroad.

Waktu menunjukkan pukul 12 siang, itu tandanya peserta harus beristirahat. Makan siang berlangsung sederhana dan penuh kebersamaan antar offroader.

Usai turun makan, uji adrenalin berlanjut di SCS II yang tidak jauh dari lokasi pertama. Obstacle kali ini juga sama, gundukan pasir dan kubangan lumpur harus mereka taklukkan.

Keganasan SCS II memakan korban. Satu mobil offroader mengalami patah as mobil dan terpaksa tidak bisa melanjutkan latihan. Hingga berakhirnya latihan mobil tersebut harus diderek pulang oleh kendaraan lain.(***)

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 8 times, 1 visits today)

Komentar