OJK Catat Kredit UMKM Gorontalo Naik

×

OJK Catat Kredit UMKM Gorontalo Naik

Share this article
Pangsa pasar UMKM di Provinsi Gorontalo masih cukup strategis untuk penyaluran kredit. Tampak salah satu industri rumahan cakalang fufu di Kecamatan Telaga.

 

Hargo.co.id GORONTALO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat realisasi kredit untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) oleh perbankan umum di Provinsi Gorontalo pada Mei 2016 melonjak 17,61 persen.

“Jika dibandingkan periode sama tahun 2015, realisasi kredit UMKM bank umum kepada debitur naik 17,61 persen,” kata Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo dan Malut (Sulutgomalut), Mouren Monigir kepada awak koran ini, Senin (8/8).

Menurut Mouren, realisasi kredit UMKM pada Mei 2016 sudah mencapai Rp 2,8 Triliun, sedangkan periode sama tahun 2015 tercatat sebesar Rp 2,4 Triliun.

Dia mengatakan, hal ini tentunya menunjukkan bahwa perbankan di Gorontalo cukup peduli dalam memberikan pinjaman kepada UMKM. “Kredit UMKM yang terus meningkat dari tahun ke tahun akan sangat baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Ditambahkannya, selain pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan, pangsa pasar UMKM di Gorontalo masih cukup besar, yakni sekitar 22 persen. Olehnya, keterlibatan pihak perbankan dalam memberikan porsi lebih kepada kredit UMKM sangat penting.

Selain itu, OJK Sulutgomalut juga mencatat bahwa pertumbuhan kredit di Gorontalo telah naik 10,67 persen pada Mei 2016. Sebelumnya, pada bulan Mei 2015, total kredit tercatat 9,6 Trilyun, sedangkan pada posisi Mei 2016 mencapai Rp 10,6 Trilyun.

“Sampai Mei 2016, total kredit di Gorontalo masih didominasi oleh kredit konsumsi mencapai Rp 6,5 Trilyun. Akan tetapi, pertumbuhannya melambat jika dibandingkan dengan kredit investasi yang tumbuh 19,54 persen (Rp 1,1 Trilyun) dan kredit modal kerja yang tumbuh 17,79 persen (Rp 2,9 Trilyun),” tandasnya.(axl/hargo)