Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Paket Ber-IMAN Temui Masyarakat di Gorontalo Barat

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Pohuwato Kabar Politik , pada Thursday, 17 September 2020 | 20:05 PM Tags: , ,
  Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati, Iwan Adam-Zunaidi Z. Hasan (Ber-IMAN) saat melakukan sosialisasi di wilayah kecamatan Lemito, kabupaten Pohuwato, Kamis (17/09/2020). Foto : Ber-IMAN

Hargo.co.id, GORONTALO – Tak tinggal diam, pasangan Iwan Adam-Zunaidi Z. Hasan terus menemui masyarakat. Tak terkecuali yang berada di wilayah barat Gorontalo.

Informasi yang berhasil dihimpun, pasangan Ber-IMAN (Bersama Iwan Adam-Zunaidi Z. Hasan) menemui maayarakat di Lemito. Karena Lemito masuk wilayah Gorontalo Barat (Gobar), isu pemekaran lantas dijadikan komoditi. Maklum, Gobar kini masuk salah satu daerah yang diusulkan untuk mekar.

Saat menemui masyarakat di Lemito, Iwan Adam menyatakan bahwa pemekaran Gobar menjadi salah satu yang akan diprioritaskannya ketika diberi amanah.

Hal ini disampaikan Iwan Adam bersama Wakil Bupati, Zunaidi Z. Hasan, saat melakukan sosialisasi di kecamatan Lemito, Kamis (17/09/2020). Dimana sebagai bentuk keseriusannya, ia siap membangun kantor bupati dan kantor DPRD untuk kabupaten Gorontalo Barat nanti.

“Banyak orang dari dulu pasti komitmen Gobar siap. Hanya siap, tapi gerak tidak ada. Jika dipilih oleh rakyat, 2021 kami akan bangun kantor bupati dan kantor DPRD persiapan Kabupaten Gobar,” ungkapnya.

Rencana tersebut ditegaskan Iwan Adam bukan tanpa dasar. Karena hal ini pernah dilakukan saat ia terlibat dalam perjuangan pemekaran wilayah Kabupaten Boalemo.

“Saya pejuang pemekaran Boalemo. Pak Imam Nooriman, Bupati Gorontalo saat itu membangun kantor bupati dan kantor DPRD di Kecamatan Marisa, sebagai persiapan pemekaran Kabupaten Boalemo,” tambahnya.

“Saya berpikir ketika moratorium selesai, tim dari pemerintah pusat akan melihat kesiapan daerah. Dengan keberadaan kantor bupati dan kantor DPRD bisa menjadi salah satu indikator penilaian atas siapnya Gobar menjadi daerah otonomi baru,” pungkasnya. (ayi/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar