Ekonomi

Panen Raya, Harga Buah-buahan di Gorontalo Dibanderol dengan Harga Murah

×

Panen Raya, Harga Buah-buahan di Gorontalo Dibanderol dengan Harga Murah

Share this article
Panen Raya, Harga Buah-buahan di Gorontalo Dibanderol dengan Harga Murah
Salah satu pedagang buah yang ada di Kota Gorontalo. (Foto: Kharisma Aulia)

Hargo.co.id, GORONTALO – Buah-buahan yang diperjual belikan pedagang disejumlah ruas jalan di Kota Gorontalo kini menjadi buruan warga. Hal itu dikarenakan buah-buahan tersebut, dibanderol dengan harga murah.

Berita Terkait:  Jelang Libur Panjang, BRI Finance Optimalkan Pembiayaan Mobil Baru bagi Masyarakat

Misalnya langsat, perkilogramnya dijual dengan harga Rp 7.500, rambutan Rp 5.000 per kilogram, dan manggis per kilogram dijual Rp 7.500 per kilogram.

Murahnya harga buah-buah ini, menurut para pedangang, karena saat ini tengah memasuki panen raya.

Berita Terkait:  Kota Metropolitan Terbesar Dunia Membuka Pintu bagi Para Pemimpin Global untuk Menghadirkan Solusi Mendesak bagi SDGs

“Harga buah ini kami jual murah karena adanya panen raya. Jadi kami membelinya dari para petani langsung yang menjual dengan harga murah. Kemudian kami jual kembali dengan harga murah,” ungkap Sri Wilit (38), salah satu pedagang buah-buahan yang berjualan di ruas Jalan Brigjen Piola Isa, Selasa (6/2/2024).

Sri mengungkapkan, untuk harga normal dari ketiga buah tersebut berkisar di harga Rp.20.000 perkilogramnya.

Berita Terkait:  KAI Daop 2 Bandung Umumkan KAI Tebar Promo Jelang Natal dan Tahun Baru

Untuk diketahui, panen raya berbeda dengan panen biasa. Perbedaannya adalah hasil panen yang jauh lebih besar. Tidak hanya buah-buahan, panen raya juga terjadi di tanaman pangan, seperti padi, jagung, dan pangan lainnya.

Panen raya memiliki dampak positif bagi pemerintah, terlebih untuk masyarakat. Ya, dengan adanya panen raya ketersediaan bahan pokok akan melimpah ruah.(*) 

Berita Terkait:  Fokus pada Metrik AI Visibility agar Bisnis Berpeluang Direkomendasikan ChatGPT dan Google Gemini, Agensi SEO Ini Bagikan Strateginya

Penulis: Kharisma Aulia/Mahasiswa Magang UNG