Hargo.co.id GORONTALO – Keberadaan pasar senggol yang ditempatkan di pusat Kota Gorontalo dinilai sudah tak layak lagi. Pasalnya, selain tempatnya sempit, pengap dan mengganggu aktivitas para pemilik pertokoan untuk menjajakan dagagannya. Juga biaya parkir yang cukup mahal membebani para pengunjung pasar senggol.
Pantauan Gorontalo Post, di dalam pasar senggol para pembeli berdesak-desakan antara satu dengan yang lainya. Bahkan, kondisi yang padat ini membuat lokasi pasar senggol tersebut rawan tindak pencurian baik copet maupun jambret. Belum lagi ruas jalan utama yang merupakan akses ke sejumlah pusat perbelanjaan sulit dilalui kendaraan.
Untuk bisa mencapai ke toko yang diinginkan, warga harus rela berjalan kaki hingga ratusan meter. Menurut Rudi Wartabone warga Suwawa Bone Bolango ketika diwawancarai mengatakan, harusnya pemerintah Kota Gorontalo mencarikan solusi agar kedepan pasar senggol ini dipindahkan saja ke lapangan taruna Remaja atau lapangan Padebuolo.
Disana selain arealnya luas dan masih masuk dalam kawasan pusat kota. Juga kemacetan yang ditimbulkan tidak mengganggu aktivitas perbelanjaan yang ada di pusat pertokoan. Dengan begitu tidak ada yang dirugikan baik pemilik toko maupun masyarakat pengunjung pasar senggol yang dibebani dengan biaya parkir yang mahal, serta jauhnya jarak yang ditempuh untuk bisa sampai berbelanja ke toko yang diinginkan.
“Sudah tak layak lagi pasar senggol ditempatkan disini. Saat ini orang lebih memilih ke mall untuk berbelanja pakaian, selain tempatnya representatif, juga harganya tidak jauh berbeda dibandingkan dengan harga yang ada di dalam pasar senggol.”kata Rudi Wartabone. Â Sementara itu Lisna Husain salah satu pemilik toko mengatakan, dengan adannya pasar senggol ini toko miliknya terpaksa harus tutup.
Sebab, di depan tokonya sudah dijadikan lapak untuk senggol. “Kalaupun saya buka toko, pasti tak ada yang beli, karena sudah tertutup tenda para pedagang pasar senggol. daripada hanya bikin capek saja mendingan ditutup sekalian saja toko saya,”kunci Lisna.(roy/hargo)
