Pasca Teror Sekolah, Pemkot Palangka Raya Dipusingkan Dengan Anggaran

×

Pasca Teror Sekolah, Pemkot Palangka Raya Dipusingkan Dengan Anggaran

Sebarkan artikel ini
Puing puing sisa kebakaran sekolah di Palangka Raya (Agus Pramono/Kalteng Pos/JawaPos.com)
Puing puing sisa kebakaran sekolah di Palangka Raya (Agus Pramono/Kalteng Pos/JawaPos.com)

Hargo.co.id – Pemerintah Kota Palangka Raya mulai membenahi bangunan sekolah dasar (SD) yang terbakar pada Juli lalu. Kini sekolah yang sudah jadi puing itu harus kembali dibangun untuk menampung kembali para siswa bisa belajar.

Ada Tujuh SD di Kota Cantik yang dibakar pada Juli lalu. Semua mendesak untuk segera diperbaiki. Hitungan sementara, dana perbaikan yang dibutuhkan mencapai Rp 7,4 miliar.

Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio menyatakan, anggaran sebanyak itu hanya dipakai untuk pembangunan ulang sekolah. Belum mencakup keperluan penunjang sekolah lainnya. “Baru beberapa waktu lalu saya mendapat laporan dari dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman. Kita memerlukan anggaran Rp 7,4 miliar,” kata Mofit.

Polisi berjaga di sekolah yang terbakar beberapa waktu lalu.

Polisi berjaga di sekolah yang terbakar beberapa waktu lalu. (Denar/Kalteng Pos/JawaPos.com)

Namun, dana itu belum termasuk pengadaan meja, kursi, papan tulis, buku-buku pelajaran, dan fasilitas penunjang lainnya,” tambahnya.

Dia menjelaskan, Pemkot Palangka Raya telah berkoordinasi dengan jajaran legislatif untuk penganggaran pembangunan kembali dan renovasi tujuh sekolah yang dibakar. Hasilnya, dana pembangunan akan diambilkan dari APBD 2018.

“Tapi, kita akan tetap membuka diri jika ada perusahaan atau pihak-pihak lain yang ingin berkontribusi membangun kembali sekolah dasar yang dibakar,” ujar Mofit.

(awa/ila/c10/fat/hg)