Pebalap Iran Dominasi Dua Etape, Rastra Masuk 10 Besar

×

Pebalap Iran Dominasi Dua Etape, Rastra Masuk 10 Besar

Share this article
Tour de Singkarak 2016. dok: rakyatku.com

“Itu harapan kami sejak awal dan harus bisa konsisten terus di balapan berikutnya,” kata Wawan Setyobudi. Dari 10 besar pebalap tercepat, Indonesia juga menempatkan nama Jamalidin Novardianto yang memperkuat tim Singha Infinite Singapura diposisi sembilan dan Slamet Juangga dari KFC Cycling Team Jakarta dengan catatan waktu yang sama dengan pebalap diatasnya.

Sementara itu, pemegang red white jersey atau pebalap Indonesia tercepat Dadi Suryadi harus finis di urutan 29 dengan catatan waktu yang sama. Dengan demikian pebalap dari Terengganu Cycling Team Malaysia itu tetap berhak memegang red white jersey.

Sedangkan untuk pemegang klasemen umum atau yellow jersey tetap dipegang oleh Dylan Newberry yang di etape dua finis diurutan 30. Dyan juga masih berhak memegang green jersey atau predikat raja sprint. Sedangkan raja tanjakan (polkadot jersey) dipegang pebalap Pishgaman, Amir Kolahdouz dengan 19 poin. Setelah menyelesaikan etape dua, semua pebalap akan yang finis akan melanjutkan balapan ke etape tiga dari Pasaman menuju Pasaman Barat, Senin 8 Agustus 2016 (lebih lengkap lihat grafis)

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Burhasman Bur mengaku senang dengan pelaksanaan TDS 2016. Karena daerahnya kedatangan 25 tim yang beradu kecepatan sepanjang 1.100 Km berasal dari 30 negara, di antaranya 19 tim berasal dari luar negeri, sedangkan dari Indonesia sebanyak enam tim.