Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pembangunan 31 Rumah yang Belum Rampung, Bukan Mahyani Tapi BSPS

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Friday, 20 May 2016 | 15:42 PM Tags:
  

Hargo.co.id Bone Bolango – Pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani) yang ada di Desa Bondauna Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, yang dinilai belum sepenuhnya rampung, ditangapi Pemerintah Kecamatan Suwawa Selatan.

Camat Suwawa Selatan bersama Kepala Desa Se Kecamatan Suwawa Selatan.
Camat Suwawa Selatan bersama Kepala Desa Se Kecamatan Suwawa Selatan.

Kepala Seksi Pemerintahan Kantor Camat Suwawa Selatan, Tauhid Massa saat dikonfirmasi Hargo.co.id mengatakan apa yang disampaikan masyarakat ke media tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Pihaknya juga menyatakan bahwa pembangunan rumah itu bukan program Mahyani tetapi program pemerintah dalam bentuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Dimana bantuan bagi warga kurang mampu ini, diberikan kepada mereka yang membangun rumah. Tetapi tidak memiliki anggaran yang cukup.

Sehingga oleh pemerintah diberikan bantuan stimulan, dalam artian pemerintah hanya menambah anggaran, dan bukan membangun rumah itu secara keseluruhan.

Selain itu anggaran yang diberikan pun berfariasi dan terbatas. Adapun penyaluran dana bantuan ini, disalurkan melalui rekening masing-masing penerima bantuan dan secara keseluruhan bantuannya sudah diserahkan.

“Jadi saya tegaskan bahwa apa yang diberitakan sebelumnya tidak seperti itu, sebab semua dana bantuan itu sudah disalurkan kepada masyarakat penerima bantuan, semuanya sudah selesai dan tidak ada masalah” ujar Tauhid Massa.

Senada dengan Tauhid Massa, Kepala Desa Bondauna Mohamad Yusuf juga menyatakan, selama ini program bantuan BSPS di desanya tidak bermasalah, dan masyarakat tidak pernah mempermasalahkan program pemerintah tersebut, menurutnya jika ada yang meprotes maka itu bukan warga desa Bondauna.

” Setahu saya, program BSPS di desa saya sudah selesai dan tidak bermasalah, sebab semua bantuan itu diserahkan langsung ke penerima bantuan, jadi kalau ada yang protes, itu bukan warga desa saya” tegas Mohamad Yusuf.

Sebelumnya program bantuan ini, sempat menuai protes warga, sebab sebagian bangunan ini dinilai belum sepenuhnya rampung. (hg-04)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar