Hargo.co.id LIMBOTO – Kepastian kapan akan dimulainya pembangunan Pelabuhan Bilato terus ditunggu. Masyarakat setempat sudah tidak sabar menanti rencana Bupati Prof. Nelson Pomalingo tersebut. “Disini masyarakat tentu berharap hal itu bisa segera direalisasikan. Masyarakat yakin betul keberadaan Pelabuhan Bilato sangat menguntungkan perekonomian mereka,” ujar Sarton, tokoh masyarakat Bilato.
Rencana pembangunan pelabuhan Bilato ini sesuai rencana telah diprogramkan sepaket dengan pengembangan kawasan Biluhu dan Pulubala.
Kawasan Bilato, Biluhu, dan Pulubala ditargetkan selain menjadi sentra ekonomi juga sebagai kawasan industri yang terintegrasi. Khusus Pelabuhan Bilato sendiri akan saling menunjang dengan Bandara Djalaluddin yang juga berlokasi di Kabupaten Gorontalo.
Kemarin, (27/6), rencana program tersebut dipaparkan Bupati Prof. Nelson Pomalingo dihadapan Menteri PPN/Kepala Bapppenas RI Sofyan Djalil.
“Tiga Kecamatan ini sangat strategis untuk dikembangkan sebagai kawasan ekonomi di Kabupaten Gorontalo karena mudah dilalui akses darat, laut maupun udara,” tutur Prof. Nelson.
Sebelumnya sebagaimana disampaikan Prof. Nelson, pembangunan Transportasi Pelabuhan Bilato akan menjadi program perioritas. Sebab, jika nantinya hal itu terealisasi, ini dapat diandalkan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menunjang perekonomian masyarakat.
“Letak Bilato sangat strategis karena diapit oleh beberapa daerah serta didukung oleh kondisi wilayah yang masih terbuka sehingga sangat potensial untuk dikembangkan,” katanya.
Prof. Nelson menilai Pelabuhan Kota Gorontalo sudah tidak memungkinkan untuk dikembangkan lebih besar lagi. Sementara sejalan kebutuhan jalur perdagangan laut, keberadaan pelabuhan yang representatif untuk melayani semua hal sangat diperlukan.
Menteri PPPN/Kepala BAPPENAS Sofyan Djalil merespon positif rencana tersebut. Hal itu merupakan gebrakan yang sangat spektakuler. “Kita akan membantu mewujudkan rencana ini. Anggaran ke Kabupaten Gorontalo akan optimalkan lewat Dana Alokasi Khusus (DAK),” kata Sofyan.
Sofyan juga meminta agar pemerintah Kabupaten Gorontalo benar-benar menseriusinya. Mulai dari penyiapan Sumber Daya Manusianya (SDM), serta potensi dan infrastruktur penunjang lainnya. (and/hargo)
