Hargo.co.id, GORONTALO – Tokoh masyarakat Gorontalo Rachmad Gobel, diminta untuk terus melestarikan budaya yang ada di Gorontalo dalam usahanya membangun Gorontalo. Karena budaya di Gorontalo sudah ada dan terus diturunkan dari leluhur Rachmad.
Permintaan ini disampaikan oleh pemerhati sejarah Gorontalo, Maman Ntoma. Menurut Maman, budaya yang ada di Gorontalo merupakan warisan dari Raja Bolango, yang merupakan leluhur Utusan Khusus Presiden untuk Jepang tersebut.
“Kalau kita liat sejarah, Raja Bolango itu kan jadi raja setelah masuknya Islam dan kebudayaan Islam mulai berkembang di Gorontalo. Sehingga ada ritual keagamaan disini yang masih terbawa hingga sekarang,” kata Maman, Rabu (27/2/2019).
“Karena itu, ritual keagamaan kental di masyarakat dengan sendirinya,” lanjut Maman.
Karena itu, dalam membangun Gorontalo, Rachmad jangan sampai meninggalkan kebudayaan dan ritual keagamaan yang sudah ada. Masyarakat pun, lanjut Maman, harus diajak serta dalam membangun Gorontalo.
“Harus tetap diprioritaskan hal-hal religius yang menyangkut ritual keagamaan. Jangan sampai meninggalkan kebudayaan yang sudah ada,” tuturnya.
“Masyarakat Gorontalo juga harus diajak bersama-sama dalam pembangunan,” sambungnya.
Rachmad sendiri pernah menegaskan bila dirinya akan menjaga segala bentuk budaya dan nilai-nilai yang diajarkan leluhurnya dalam membangun Gorontalo. Sebab, bagi Rachmad, budaya merupakan salah satu kekayaan dari Gorontalo.
“Dalam pembangunan, jangan lupa kita juga harus memjaga dan melestarikan budaya Gorontalo. Karena ini merupakan kekayaan Gorontalo. Adat istiadat dan budaya bukan sekedar kegiatan tapi ada doa-doa di dalamnya,” ucap Rachmad.
“Orang tua saya juga selalu bilang bila adat istiadat Gorontalo harus selalu dijaga,” pungkasnya. (adv)
