Rabu, 18 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemerintah Umumkan 1 Syawal 1443 Hijriah Jatuh pada 2 Mei 2022

Oleh Admin Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Minggu, 1 Mei 2022 | 21:35 Tag: , , ,
  Menag Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan 1 Syawal 1443 H jatuh pada 2 Mei 2022. Foto: Kemenag.go.id

Hargo.co.id, JAKARTA – Pemerintah Indonesia akhirnya menetapkan 1 Syawal 1443 H/2022 M jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022.

Penetapan tersebut berdasarkan keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, Minggu (1/5).

“Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1443 H jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022,” ujar Menag Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Menurut Menag Agama Yaqut Cholil Qoumas, sidang menyepakati keputusan tersebut karena dua hal. Pertama, berdasar paparan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag yang menyampaikan bahwa ketinggian hilal di seluruh Indonesia berada pada posisi 4 derajat 0, 59 menit sampai dengan 5 derajat 33,57 menit.

Kemudian berdasarkan pada parameter elongasi geosentrik berkisar antara 5,2 derajat sampai dengan 7,2 derajat.

Sementara rentang elongasi toposentris berada pada kisaran 4,9 derajat sampai dengan 6,4 derajat.

“Dengan parameter-parameter ini, maka posisi hilal di Indonesia saat ini telah memenuhi kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura),” kata Menag Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Kedua, Kemenag telah melaksanakan pemantauan atau rukyatul hilal pada 99 titik di Indonesia. Kementerian Agama telah mendengar laporan dari sejumlah perukyat hilal yang bekerja di bawah sumpah pengadilan agama Kabupaten/Kota setempat, mulai dari provinsi Aceh hingga Papua.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, terdapat perukyah yang menyatakan melihat hilal di beberapa titik.

Perukyat yang menyatakan telah melihat hilal di antaranya:

1. Kiai Su’udul Azka (54), Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda, Sumberwudi, Lamongan, Jawa Timur

2. Imam Hambali (50), Penyelenggara Syariah Kankemenag Lamongan, Jawa Timur

3. Inwanuddin (46), Guru Agama, Gresik, Jawa Timur

4. Syamsul Fuad (53), Guru Agama, Gresik, Jawa Timur

5. Solehudin (54), Guru Agama, Gresik, Jawa Timur

6. Jamaludin Malik (52), PNS Kanwil Kemenag NTB

7. Andi Pangerang Hasanudin (29), Peneliti Astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Jombang, Jawa Timur

8. Lutfi Fuadi (50), karyawan swasta, Jombang, Jatim

9. Jamaat (48), Analis Kebijakan Ahli Muda, Kanwil Kemenag Kalimantan Barat, Sungai Raya, Kalimantan Barat

Berdasarkan dua hal tersebut, Sidang Isbat menyepakati 1 Syawal 1443 H jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022.

“Alhamdulillah setelah satu bulan kita beribadah di bulan Ramadan, esok hari mari kita bersama menyambut hari kemenangan Idulfitri 1 Syawal 1443 H,” paparnya.

Sidang Isbat Awal Syawal 1443 H ini digelar secara daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hadir secara fisik dalam Sidang Isbat Awal Syawal 1443 H/2022M Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Ketua MUI KH Abdullah Jaidi, serta Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin.

Tampak hadir beberapa perwakilan Duta Besar negara sahabat serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam. (JPNN.com)

 

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1443 Hijriah 2 Mei 2022“. Pada edisi Ahad, 01 Mei 2022.
(Visited 12 times, 1 visits today)

Komentar