Pemilik Toko Mebel yang Terbakar Rugi Rp 2 Miliar

×

Pemilik Toko Mebel yang Terbakar Rugi Rp 2 Miliar

Share this article
Pemilik Toko Mebel yang Terbakar Rugi Rp 2 Miliar
Satu unit Toko Mebel di Limboto Barat mengalami kebakaran, Selasa (15/2/2022). (Foto:Sucipto Mokodompis/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kebakaran yang hanguskan sebuah toko mebel di Desa Tenilo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Selasa (15/2/2022) sore tadi mengakibatkan seluruh barang jualan ludes terbakar dan mengakibatkan kerugian materi hingga miliaran rupiah.

Informasi yang dihimpun Hargo.co.id dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, kebakaran yang menghanguskan Toko Mebel ‘Shyfi Jaya Meubel’ tersebut dilaporkan pada pukul 15.55 Wita. Dalam laporannya, BPBD Kabupaten Gorontalo memperkirakan kebakaran sudah terjadi sekitar 45 menit sebelum dilaporkan.

Ririn, salah seorang kasir toko mengatakan, sekitar pukul 15.05 Wita, dirinya melihat Percikan api dari alat elektronik yang ada di dalam toko. Merasa khawatir dengan apa yang dilihatnya, dia kemudian berlari ke luar untuk meminta pertolongan dari masyarakat. Namun, hembusan angin kencang membuat api cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian toko.

Kanit Damkar BPBD Kabupaten Gorontalo, Farid Taha Saat diwawancarai di lokasi Kejadian, Selasa (15/2/2022).
Kanit Damkar BPBD Kabupaten Gorontalo, Farid Taha Saat diwawancarai di lokasi Kejadian, Selasa (15/2/2022).

Diwawancarai di lokasi kejadian, Kepala Unit (Kanit) Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Gorontalo, Farid Taha menyampaikan, Tim Pemadam kebakaran sudah berada di lokasi hanya berselang dua menit setelah menerima laporan. Namun, tiba di lokasi kondisi kebakaran sudah sangat besar.

Dalam proses memadamkan Api, kata Farid Taha, pihaknya juga dibantu oleh Tim Pemadam dari Kota dan Provinsi Gorontalo. Setidaknya ada empat unit mobil pemadam dan 28 Personil yang diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Namun, besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung hingga tiga jam.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski begitu, Erni Puhi (44) pemilik toko tersebut mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp. 2 miliar karena hangusnya barang-barang jualan, seperti sofa, jepara, springbed, kasur, dan busa serta sejumlah alat elektronik.

“Penuturan sejumlah saksi mata sumber api berasal dari sisi kanan belakang toko. Dugaan sementara dari kami kebakaran terjadi akibat korsleting. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, Namun kerugiannya ditaksir mencapai Dua Milyar Rupiah,” kata Farid Taha.(*)

 

Penulis : Sucipto Mokodompis