Kab. Gorontalo

Pemkab Gorontalo Matangkan 12 OPD Pengampu UMKM

×

Pemkab Gorontalo Matangkan 12 OPD Pengampu UMKM

Sebarkan artikel ini
Pemkab Gorontalo Matangkan 12 OPD Pengampu UMKM
Sekda Sugondo Makmur memimpin rapat koordinasi di Ruang Dulohupa.

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kabupaten Gorontalo mempersiapkan peluncuran 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan bertindak sebagai pengampu bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Berita Terkait:  Sekda Roni Apresiasi Kegiatan Kolaboratif HPMBG dan Pemuda Dungaliyo

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Jumat (27/2/2026).

Pembentukan OPD pengampu ini diarahkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pola pendampingan yang lebih terarah, spesifik, dan terintegrasi sesuai sektor masing-masing.

Berita Terkait:  Masuk Tahap Finalisasi, Perbup Penanggulangan Stunting di Kabgor Segera Rampung

Sugondo Makmur menjelaskan, saat ini pemerintah daerah tengah menyusun jadwal sekaligus desain peluncuran program agar implementasinya berjalan berkelanjutan dan tidak sekadar seremonial.

“Kami membahas penjadwalan launching 12 OPD pengampu UMKM. Program ini dirancang berkesinambungan, sehingga pembinaan tidak berhenti pada tahap awal saja,” ujar Sugondo usai rapat.

Berita Terkait:  Kabupaten Gorontalo Jadi Pilot Project Nasional Arsip Digital

Rencananya, pelaksanaan pembinaan akan dimulai secara bertahap. Sektor hulu seperti Dinas Pertanian dijadwalkan mengawali program dengan menghimpun UMKM bidang agraris, sementara Dinas Sosial direncanakan menjadi penutup rangkaian kegiatan pada November mendatang.

Saat ini, masing-masing OPD tengah melakukan sinkronisasi dan pemutakhiran data pelaku UMKM yang akan menjadi binaan sesuai bidangnya.

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Rekrut 94 CPNS, Batas Pendaftaran 6 September

Dengan pembagian peran yang jelas tersebut, Pemkab Gorontalo berharap pendampingan, pengawasan, serta intervensi bantuan terhadap UMKM dapat lebih tepat sasaran, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah.(Adv)