Kamis, 6 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemprov Seriusi Persoalan Lingkungan Hidup

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Rabu, 21 September 2022 | 16:05 Tag: , , ,
  Hamka Hendra Noer saat memberikan penghargaan kepada perwakilan kepala sekolah penerima adiwiyata tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2022, Rabu (21/9/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo tengah menyeriusi personal lingkungan yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi isu prioritas. Hal ini di dianggap bisa berdampak pada perubahan iklim yang dapat mengakibatkan ancaman bagi kehidupan manusia.

Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer mengatakan, isu prioritas lingkungan hidup dan kehutanan saat ini terkait dengan emisi gas rumah kaca. Menurutnya, apa yang melanda dunia dua tahun terakhir ini dengan adanya pandemi covid-19 tidak terlepas dari dampak perubahan iklim.

“Persoalan perubahan iklim merupakan hal sangat serius, yang harus kita tangani secara komprehensif,” Katanya saat membuka kegiatan rapat koordinasi (Rakor) penyelarasan indikator pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan Provinsi Gorontalo di tahun 2023, Rabu (21/9/2022).

“Ini juga sudah masuk musim penghujan, saya berharap masyarakat bisa mengantisipasi penyakit yang bisa menyerang di musim hujan seperti ini,” sambung Hamka Hendra Noer dalam Rapat koordinasi yang juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada perwakilan kepala sekolah penerima adiwiyata tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2022 tersebut.

Dirinya berharap, kegiatan rakor dapat dijadikan wadah bagi semua pelaku pembangunan, untuk membahas program dan kegiatan urusan lingkungan hidup dan kehutanan beserta target yang akan dilakukan di tahun depan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menjabarkan kebijakan utama pembangunan daerah terkait peningkatan pengelolaan lingkungan hidup dan kebencanaan.

“Program dan kegiatan yang telah disusun ini, saya harap mampu menyelesaikan atau meminimalisir persoalan lingkungan hidup dan kehutanan yang ada. Kita juga dapat berkomunikasi antara unit kerja yang satu dengan yang lainnya, untuk membangun sinergitas demi lingkungan hidup dan kehutanan yang lestari,” kata Hamka Hendra Noer.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, Faisal Lamakaraka mengungkapkan, penyusunan rencana pembangunan kerja di dinas lingkungan hidup dan kehutanan ini sejalan dengan berakhirnya RPJMD 2017-2022.

“Untuk selanjutnya tahun 2023 perlu penyelarasan kerja, demi terwujudnya penyelarasan indikator dan target yang disusun Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo maupun di Kabupaten Kota,” Katanya menandaskan.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis

(Visited 20 times, 1 visits today)

Komentar