Hargo.co.id, GORONTALO – Penjabat Gubernur (Penjagub) Gorontalo Hamka Hendra Noer menilai Badan Pusat Statistik (BPS) memiliki sumber daya untuk memberikan rekomendasi berdasarkan angka-angka statistik yang ada.
Seperti yang diinformasikan oleh Dinas Kominfotik Provinsi Gorontalo pada Kamis (25/05/2022), dalam audiensi dengan Kepala BPS, Hamka Hendra Noer meminta pihak BPS Provinsi Gorontalo dapat memberikan rekomendasi terkait dengan Pengentasan Kemiskinan di Gorontalo.
“Saya minta kepada kepala BPS supaya jangan saja memberikan rekomendasi terhadap hasil survei yang dilakukan (angka-angka), tapi memberikan rekomendasi apa saja yang harus kita lakukan sehingga sinergi dengan program Pemprov,” kata Hamka Hendra Noer.
Selain itu Penjagub juga menilai, BPS punya peran strategis untuk menentukan langkah pemerintah ke depan. Ia ingin program dan kebijakan pemerintah dievaluasi apakah sudah mendukung upaya pengentasan kemiskinan atau sebaliknya.
“Ada program yang mungkin kami pemerintah merasa dibutuhkan masyarakat tetapi masyarakat kurang begitu perlu dalam tanda kutip, sehingga mendorong angka kemiskinan harus berdasarkan suplai data dari BPS. Indikator apa yang harus kita perbaiki dan dari situ kita rancang program yang menyentuh masyarakat,” imbuh Hamka Hendra Noer.
Pada kesempatan yang sama Kepala BPS Gorontalo Mukhamad Mukhanif menyambut baik permintaan tersebut. Ia berupaya untuk memberikan data dan rekomendasi sebagaimana yang diminta.
“Karena BPS yang mengumpulkan data tentu kami dianggap tau permasalahanya. Itu arahan beliau yang saya pikir harus saya tindaklanjuti bersama tim,” tutur Mukhamad Mukhanif.
Lain dari itu Kepala BPS Gorontalo itu juga menilai, kemiskinan tidak hanya bisa dilihat dari angka-angka saja, sebab banyak faktor yang mempengaruhinya. Sebagai provinsi yang relatif baru dimekarkan dengan sumber daya APBD yang relatif kecil, pencapaian Gorontalo menurunkan kemiskinan sejak mekar dari Sulawesi Utara di angka 34 persen menjadi 15 persen terbilang cukup baik.(*)
Penulis: Zulkifli Polimengo
