Jumat, 22 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Perlu Penyesuaian, Pembahasan KUA-PPAS 2022 Diskorsing

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:05 AM Tag: , ,
  Banggar dan TAPD melakukan pembahasan terkait KUA-PPAS 2022 di ruang sidang DPRD Kabupaten Gorontalo. (Foto: Deice Pomalingo/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2022, diskorsing. Rapat yang diikuti oleh Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD), dilaksanakan pada Selasa (12/10/2021) diskorsing oleh Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Syam T Ase guna dilakukan penyesuaian. 

Pelapor Banggar Ali Polapa yang dikonfirmasi seusai melakukan rapat mengakui memang saat ini, ada peraturan presiden lewat Kementerian Keuangan. Jika untuk 2022 ini anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) menurun sekitar Rp 43 miliar sementara yang diajukan di KUA-PPAS 2022 ini masih menggunakan DAU yang lama yakni sekitar Rp 600 miliar sekian yang belum ada penurunan.

“Sehingga jika kita akan bahas saat ini tentunya tidak bisa dilanjutkan, tetapi harus dilakukan dulu penyesuaian. Sehingganya Banggar memberikan waktu kepada TAPD untuk melakukan penyesuaian dan kita tidak bisa melanjutkan karena sudah jelas pagu anggaran dari pusat jika DAU kita turun dan Banggar berharap, dari DAU sekitar Rp 43 miliar sekian itulah yang diminta untuk disesuaikan oleh TAPD,” jelas Ali. 

Dikatakannya, karena pengajuan program di KUA-PPAS 2022 yang masuk masih pengajuan program dengan anggaran DAU lama, sementara saat ini DAUnya sudah turun sementara program yang diajukan masih merujuk program dengan DAU lama. 

“Sehingga diberikan kesempatan kepada TAPD untuk melakukan penyesuaian dan penyelesaian tentang program yang turun itu kemudian disesuaikan dan diajukan kembali itu adalah yang sudah disesuaikan, artinya sudah keluar yang Rp 43 miliar,” jelas Ali.

Ia menambahkan, saat ini pembahasan masih diskorsing sambil menunggu sampai selesainya penyelarasan anggaran tersebut. Artinya ada perbaikan dalam usulan melalui baik program dan lainnya perlu dilakukan penyesuaian dan insya allah akan dilanjutkan pembahasannya, karena waktunya pun masih panjang dan masih akan dibahas sesuai mekanisme yang ada dan insya allah setelah selesai disesuaikan di TAPD dan dibawah kembali ke Banggar untuk kita bahas kembali. 

“Sesuai penyampaian Ketua DPR tadi, masih diberikan waktu untuk melakukan penyesuaian dan waktunya pun tidak dibatasi, karena ini menyangkut DAU yang dananya harus pasti dan tidak bisa hanya berandai-andai atau diprediksi tetapi harus data yang akurat nominalnya,” tandas Ali. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo

(Visited 8 times, 1 visits today)

Komentar