GORONTALO,Hargo.co.id – Untuk memenuhi tuntutan masyarakat terkait pengembangan ilmu pengetahuan khususnya bagi kalangan pelajar dan mahasiswa, Perpustakaan Daerah Kabupaten Gorontalo, telah mengembangkan sistem pembelajaran dengan menggunakan sistem yang berbasis Elektronik
Kepala Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Gorontalo, Yusron Humonggio saat diwawancarai menjelaskan, selain menyediakan berbagai koleksi buku, pihaknya saat ini, telah membuat terobosan dengan menghadirkan pusat informasi berbasis tekhnologi atau yang dikenal dengan E-Learning Center, dimana para siswa maupun mahasiswa dapat belajar dengan menggunakan alat digital yang telah disediakan.
” Jadi selain koleksi buku-buku terbaru, kita juga telah menyiapkan ruangan khusus bagi para siswa untuk belajar dengan menggunakan sistem elktronik, dimana dengan sistem ini para siswa dengan mudah memahami materi pembelajaran yang dibutuhkan, dan disini telah tersedia 41 ribu koleksi video materi pembelajaran, hingga soal latihan ujian yang dikupas secara tuntas, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga SMA.” ujarnya.
Lebih lanjur Yusron menambahkan dalam hal meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, pihaknya terus berupaya untuk menambah koleksi buku-buku terbaru, dan hingga kini sudah ada sedikitnya 30 ribu koleksi buku dengan update terbaru yang tersedia di perpustakaan ini.
Selain itu konsep yang ditawarkan dalam perpustakaan ini, yaitu berupa konsep wisata buku. Bahkan untuk menumbuh kembangkan minat baca bagi siswa khususnya Siswa SD, pihaknya menggelar wisata buku yang diikuti oleh siswa-siswa SD.
Kemudian untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sudah disediakan mobil operasional untuk melayani masyarakat di berbagai wilayah di Kabupaten Gorontalo, meskipun diakuinya bahwa keberadaan mobil, ini belum sepenuhnya bisa melayani seluruh masyarakat karena keterbatasan jumlah mobil operasional.
” Idealnya seluruh masyarakat bisa memanfaatkan layanan perpustakaan, namun karena keterbatasan sarana penunjang maka, untuk sementara, bagi wilayah-wilayah yang jauh masih dilayani menggunakan mobil operasional, itupun disesuaikan dengan jadwal kunjungan.” Pungkasnya. (rvg/Hargo)
