Pertamini Mulai Menjamur di Kabgor, Pengecer Mampu Jual 500 Liter per Bulan

×

Pertamini Mulai Menjamur di Kabgor, Pengecer Mampu Jual 500 Liter per Bulan

Sebarkan artikel ini
Salah satu Pertamini di Desa Pentadio Timur, Kecamatan Limboto Barat, Rabu (10/1). (FOTO FRANCO/GORONTALO POST)

LIMBOTO BARAT, Hargo.co.id – Para pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai meningkatkan pelayanan mereka kepada masyarakat. Seakan tak ingin ketinggalan dengan SPBU, sejumlah pengecer BBM di Gorontalo kini banyak yang mulai menggunakan mesin untuk pengisian BBM di setiap kendaraan.

Jika sebelumnya, BBM jenis pertalite dan premium hanya ditampung dalam galon dan botol, kini BBM tersebut sudah ditampung dalam alat yang disebut pertamini. Sistem pengisian ke kendaraan pun sama seperti pengisian di SPBU.

Sebagaimana pantauan Gorontalo Post, penggunaan pertamini ini paling banyak berada di wilayah Kabupaten Gorontalo. Walaupun modal yang harus dikeluarkan lumayan besar, namun beberapa pedagang mengaku keuntungan dari pertamini sedikit lebih baik.

“Sebulan bisa laku 500 liter sejak pakai mesin pertamini,” kata Andre Yunus, pengecer BBM di Kabupaten Gorontalo (25). Ia baru sebulan mengoperasikan pertamini. Menurutnya, keuntungan pertamini dibanding depot konvensional ialah ukuran per liternya.

“Kalau di botol masih takurang, kalo disini pas satu liter,” kata Alumni Universitas Gorontalo tersebut. Andre Yunus membeli pertamini tersebut dari luar daerah. Walaupun baru sebulan, ia mengaku banyak warga yang memilih mengisi di pertamini ketimbang di depot.

Mengenai daya tampung, pertamini yang dibelinya seharga Rp 25 juta tersebut bisa menampung BBM sebanyak 200 liter.

Sejauh ini Andre Yunus merasa tidak rugi menggunakan pertamini yang dibelinya 7 Desember lalu. “Sebulan bisa habis 500 liter. Keuntungan bisa sampai Rp 650 ribu perbulan,” ungkapnya.(tr-58/hg)